Pelatihan 7 Jurus BK Hebat Tingkatkan Kualitas Guru di Jatim
Baca juga
- Panduan Lengkap Penerimaan Mahasiswa Universitas Jambi 2026: Tips Sukses Masuk UNJA
- Pemkot Surabaya Tegas Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Apa Dampaknya untuk Belajar Mengajar?
- Tak Lolos SNBP? Ini Cara Tukarkan Kartumu Jadi Beasiswa 100% di Cyber University!
- Pesta Siaga 2026: Ribuan Siswa SD BPK Penabur Jakarta Bersatu di Cibubur

Dinas Pendidikan Jawa Timur baru-baru ini mengadakan pelatihan khusus dengan tema "7 Jurus BK Hebat" yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para guru dalam memberikan layanan bimbingan konseling. Pelatihan ini digelar selama empat hari, mulai 31 Maret hingga 3 April 2026, melibatkan ratusan guru dari berbagai jenjang sekolah seperti SMA, SMK, dan SLB, baik dari sekolah negeri maupun swasta.
Pelatihan yang Fokus pada Bimbingan Konseling
Kegiatan ini merupakan inisiatif dari Cabang Dinas Pendidikan Surabaya-Sidoarjo yang ingin memperkuat peran guru dalam memberikan konseling yang efektif bagi siswa. Dengan memanfaatkan metode "7 Jurus BK Hebat," para guru mendapatkan berbagai teknik dan strategi baru yang dapat mereka aplikasikan langsung di lingkungan sekolah.
Peserta Pelatihan yang Beragam
Ratusan guru yang mengikuti pelatihan tidak hanya berasal dari SMA dan SMK saja, tetapi juga dari Sekolah Luar Biasa (SLB). Kehadiran para guru dari lintas jenjang ini menunjukkan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan inklusif serta pelayanan bagi siswa dengan kebutuhan khusus maupun siswa reguler.
Manfaat yang Diharapkan dari Pelatihan
Dengan pelatihan ini, diharapkan para guru mampu menerapkan pendekatan yang lebih efektif dalam menangani permasalahan siswa, mulai dari akademik hingga masalah pribadi. Sayangnya, detail lengkap mengenai isi dari "7 Jurus BK Hebat" masih belum dikonfirmasi. Namun, pihak dinas menargetkan adanya peningkatan positif di bidang konseling sekolah setelah pelatihan ini.
Pelatihan semacam ini sangat penting untuk mendukung guru dalam memberikan pendampingan dan solusi yang tepat bagi tantangan yang dihadapi siswa saat ini. Diharapkan pula kegiatan serupa akan terus berlanjut guna menguatkan kapasitas tenaga pendidik di Jawa Timur.