Ribuan Jamaah Memadati Haul Ke-58 Guru Tua di Palu
Baca juga
- Investasi untuk Pemula: Prinsip, Cara, dan Checklist Lengkap
- KPK Periksa Pengusaha Rokok Muhammad Suryo dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai, Apa Dampaknya?
- Polres Maluku Tenggara Berhasil Tangkap Dua Pelaku Pembunuhan Tawuran di Kei Kecil
- Surat Edaran Menaker: WFH 1 Hari per Minggu tanpa Pemotongan Gaji

Ribuan jamaah berkumpul di Palu, Sulawesi Tengah, untuk mengikuti peringatan haul yang ke-58 dari Guru Tua, atau Sayyid Idrus bin Salim Aljufri. Acara ini digelar pada Rabu, 1 April 2026, dan menjadi momen penting untuk mengenang perjuangan dan dedikasi beliau dalam pendidikan Islam serta pengembangan perguruan Alkhairaat yang terkenal di Indonesia Timur.
Haul Guru Tua: Sebuah Tradisi Mengenang Ulama Besar
Haul merupakan tradisi tahunan yang penting bagi komunitas Muslim di Indonesia, terutama untuk mengenang jasa para ulama yang memberikan pengaruh besar dalam perkembangan agama dan pendidikan. Dalam peringatan haul ke-58 Guru Tua, ribuan jamaah dari berbagai daerah berkumpul di Palu untuk menghormati sosok yang telah meletakkan pondasi kuat bagi pendidikan Islam lewat Alkhairaat.
Tokoh-Tokoh Penting Hadir dalam Acara
Peringatan haul ini dihadiri oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar serta Ketua Dewan Pembina Alkhairaat, Salim Segaf Aljufri. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya posisi guru besar ini dalam sejarah dan perjalanan pendidikan Islam di Indonesia. Sayyid Idrus bin Salim Aljufri dikenal sebagai pelopor yang memperluas jaringan pendidikan Islam di wilayah timur Indonesia hingga saat ini.
Peran Alkhairaat dalam Pendidikan Islam
Alkhairaat adalah sebuah perguruan yang didirikan oleh Guru Tua yang terus berkembang dan tersebar luas di seluruh Nusantara, terutama di kawasan timur Indonesia. Perguruan ini menjadi simbol dedikasi beliau dalam mendidik generasi muda dengan nilai-nilai Islam yang kuat. Penyelenggaraan haul ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya pendidikan dan peran para ulama dalam mempertahankan tradisi keilmuan.
Kesimpulannya, haul ke-58 Guru Tua di Palu bukan hanya sekadar peringatan, melainkan juga momentum memperkuat semangat dan komitmen dalam meneruskan perjuangan beliau dalam dunia pendidikan Islam. Dengan hadirnya ribuan jamaah dan tokoh penting, acara ini menjadi bukti nyata pengaruh besar Guru Tua dan Alkhairaat bagi masyarakat Indonesia, khususnya di Sulawesi Tengah dan kawasan timur.