Skandal Seks David Sullivan: Bukti dan Dampaknya bagi Dunia Modelling dan Sepakbola
Baca juga
- David Sullivan: Dari Raja Pornografi ke Kontroversi Besar di Dunia Sepak Bola
- Penjemput Jamaah Haji di Debarkasi YIA Wajib Kantongi Visitor Pass: Aturan Baru yang Perlu Diketahui
- Terekam! Diver Rekam Hiu Putih Langka di Mediterania, Simak Faktanya
- Bahaya Layanan Donor Sperma Ilegal di Media Sosial yang Mengancam Wanita Rentan
- Terungkap! WNA AS Buron Lama Ditangkap di Bunker Rahasia Sawangan Depok
Skandal David Sullivan: Tuduhan Pelecehan Seksual yang Mengguncang Dunia Glamour dan Sepakbola
diupdate.id - Di balik gemerlap dunia modelling dan sepakbola, terselip kisah gelap dari sosok berpengaruh. David Sullivan, miliarder sekaligus co-owner klub sepakbola West Ham, tengah menghadapi tuduhan serius dari sejumlah perempuan muda yang menuduhnya memanfaatkan kekuasaan untuk pelecehan seksual.
Tuduhan dari Perempuan Muda dan Model Glamour
Investigasi gabungan oleh BBC Panorama dan The Times mengungkap cerita dari tujuh perempuan yang merupakan model berusia akhir remaja hingga awal dua puluhan saat kejadian berlangsung. Mereka menuding Sullivan sejak era 1980-an telah mengancam karier mereka kecuali bersedia melakukan hubungan seksual. Dalam dunia yang sangat dipengaruhi oleh media dan jaringan Sullivan, tawaran berupa 'kesempatan berkarier' berubah menjadi tekanan seksual.
Salah satu korban, Florence (bukan nama sebenarnya), mengaku dipaksa berhubungan intim di rumah Sullivan saat berusia 20 tahun, meski awalnya menolak. Cerita lain menyebut tindakan Sullivan yang mengunci pintu ruangan untuk mencegah korban pergi hingga mereka mengeraskan suara meminta tolong.
Klarifikasi dan Langkah David Sullivan
Sullivan menolak semua tuduhan secara tegas dan menyebutnya "tidak benar dan usang." Namun, pada Sabtu pagi, ia mengundurkan diri dari posisinya sebagai co-chair West Ham, menyatakan ingin fokus membela diri atas tuduhan tersebut. Terungkap juga ia pernah mengaku membayar untuk seks dengan seorang gadis yang diyakini berusia 16 atau 17 tahun pada era 1990-an—di mana pada masa itu hal tersebut belum sepenuhnya ilegal di Inggris.
Dampak Skandal terhadap Industri Glamour dan Sepakbola
Kasus ini menggambarkan potret gelap dalam industri glamour dan sepakbola yang kerap menjadi sorotan. Penyalahgunaan kekuasaan dengan memanfaatkan posisi untuk pelecehan seksual mengancam kepercayaan publik dan menuntut sistem pengawasan lebih ketat dari institusi terkait. Terlebih, hingga kini beberapa kepolisian regional telah menerima laporan, meski belum ada langkah hukum lanjut yang diumumkan.
Ringkasan
David Sullivan, tokoh berpengaruh di media dan sepakbola Inggris, dituding lewat investigasi BBC dan The Times atas pelecehan terhadap perempuan muda model sejak 1980-an. Tuduhan ini mengejutkan, membangkitkan diskusi penting soal kekuasaan, pelecehan, dan perlindungan korban dalam industri glamor maupun olahraga. Penarikan dirinya dari West Ham merupakan langkah signifikan, tetapi proses hukum dan kebenaran atas tuduhan masih belum tuntas.
FAQ
Siapa David Sullivan?
David Sullivan adalah seorang miliarder dan co-owner klub sepakbola West Ham yang juga memiliki masa lalu di dunia media dan bisnis pornography.
Apa tuduhan utama terhadap David Sullivan?
Ia dituduh telah menyalahgunakan kekuasaan untuk memaksa perempuan muda, terutama model, melakukan pelecehan seksual agar mereka mendapat kesempatan berkarier di media miliknya.