MUI Ajak Umat Muslim Salat Gaib untuk 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Baca juga

MUI Ajak Umat Muslim Salat Gaib untuk 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyerukan kepada seluruh umat muslim di Indonesia untuk melaksanakan salat gaib bagi tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang meninggal dunia akibat insiden penyerangan oleh militer Israel di wilayah Lebanon. Ketiga prajurit tersebut merupakan bagian dari pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang tengah bertugas di United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

MUI Doakan Prajurit TNI yang Gugur

Wakil Ketua Umum MUI, M. Cholil Nafis, dalam pesan singkat yang diterima pada Rabu (1/4) menyampaikan doa dan harapan agar perjuangan ketiga prajurit tersebut mendapatkan ridho dari Allah SWT. Menurutnya, pengorbanan mereka dalam menjaga perdamaian harus dihormati sebagai syahid dan diharapkan semua dosanya diampuni.

Kecaman atas Serangan Israel

M. Cholil Nafis mengecam keras aksi militer Israel yang dianggapnya brutal, terutama karena menargetkan pasukan penjaga perdamaian dan menimbulkan korban jiwa. Ia juga meminta Organisasi Kerjasama Islam (OKI) untuk berperan aktif mencegah tindakan kezaliman yang terus terjadi di kawasan tersebut.

Selaras dengan itu, MUI mendesak PBB untuk lebih tegas dalam menegakkan keadilan, menjaga kedaulatan negara, serta mempertahankan perdamaian dunia supaya insiden serupa tidak terulang kembali.

Detail Korban dan Respons PBB serta Pemerintah Indonesia

Kedua prajurit TNI yang meninggal pada hari Senin dilaporkan akibat ledakan yang diduga dari serangan Israel. Sedangkan satu prajurit lainnya, Praka Farizal Rhomadhon, gugur karena ledakan proyektil yang mengenai pos Indonesia di desa Adchit Al Qusayr pada Minggu (29/3).

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, beserta pemerintah Indonesia, telah mengutuk keras kejadian ini. Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono, juga menyampaikan desakan agar Dewan Keamanan PBB menggelar pertemuan darurat membahas insiden tersebut demi memastikan keselamatan dan keamanan pasukan penjaga perdamaian dapat terus dijaga tanpa kompromi.

Seruan Persatuan dan Doa

Melalui seruan salat gaib ini, MUI mengajak masyarakat Indonesia untuk bersama-sama mendoakan ketiga almarhum yang gugur mengemban tugas mulia menjaga perdamaian dunia. Harapannya, insiden ini menjadi momentum bagi seluruh pihak terkait untuk berkomitmen menegakkan keamanan dan kedamaian global.

Hingga saat ini, informasi lebih lanjut mengenai kondisi keamanan dan perkembangan situasi di lokasi penugasan prajurit TNI tersebut masih belum dikonfirmasi.