Mulai Juli 2026, Anak Usia 8 Tahun di Inggris Bisa Gunakan E-Gates Bandara, Perjalanan Lebih Cepat!
Baca juga
- Cuba Krisis Energi: Diesel dan Minyak Habis, Pemadaman Listrik Meluas
- Metropolitan Police Siapkan 4.000 Petugas dan Teknologi Canggih Sambut Aksi Protes London
- Menjelang Keberangkatan, 997 Calon Haji Situbondo Siap Menuju Tanah Suci
- Penyelidikan Hadiah £5 Juta Nigel Farage: Apa Dampaknya?
- Tragedi di Pantai Brighton: Tiga Wanita Muda Ditemukan Tewas di Laut
Mulai Juli 2026, Anak Usia 8 Tahun di Inggris Bisa Gunakan E-Gates Bandara, Perjalanan Lebih Cepat!
diupdate.id - Pernahkah Anda membayangkan antrian panjang di bandara membuat perjalanan pulang terasa melelahkan, apalagi saat bersama anak kecil? Kini, kabar baik datang dari Inggris: mulai 8 Juli 2026, anak-anak berusia 8 dan 9 tahun yang pulang dari luar negeri sudah boleh menggunakan e-gates di bandara. Ini menjadi langkah baru yang akan mempercepat dan mempermudah proses perjalanan keluarga.
E-Gates, Solusi Digital Perbatasan yang Lebih Ramah Anak
Pemerintah Inggris mengumumkan perubahan penting terkait penggunaan e-gates, alat pemindai elektronik yang memproses paspor secara digital. Sebelumnya, batas usia minimal adalah 10 tahun, tapi kini diturunkan menjadi 8 tahun dengan syarat anak tersebut memiliki tinggi minimal 120 cm agar biometric scanner dapat mengenalinya. Anak-anak juga harus ditemani oleh orang dewasa saat menggunakan fasilitas ini.
Perubahan ini diyakini akan memungkinkan sekitar 1,5 juta anak tambahan untuk menggunakan e-gates, memperluas jangkauan teknologi ini di lebih dari 290 titik e-gates di 13 bandara utama Inggris, termasuk Heathrow, Gatwick, dan Manchester, serta pelabuhan di Brussels dan Paris.
Manfaat dan Implikasi Di Lapangan
Mike Tapp, Menteri Migrasi dan Kewarganegaraan Inggris, menyatakan bahwa dengan kebijakan ini, lebih banyak keluarga akan merasakan perjalanan yang lebih cepat dan lancar saat musim liburan musim panas. E-gates memang dirancang untuk mempercepat pemeriksaan perbatasan dengan memindai paspor secara digital, yang tidak hanya menghemat waktu tetapi juga memungkinkan petugas border force fokus pada tugas pengamanan yang lebih kompleks.
Karen Dee, CEO AirportsUK, memberikan apresiasi terhadap kebijakan ini. Menurutnya, inovasi ini sangat membantu mengurangi waktu tunggu dan membuat proses masuk menjadi lebih efisien dan menyenangkan bagi keluarga dan setiap pelancong.
Digitalisasi Perbatasan dan Tantangannya
Selain perluasan pengguna e-gates, Inggris juga terus mengembangkan sistem Electronic Travel Authorisation (ETA) yang mulai diberlakukan Februari 2026. ETA mewajibkan warga dari negara bebas visa, seperti Kanada dan Australia, untuk memperoleh izin digital sebelum tiba di Inggris dengan biaya sebesar £20. Namun, sejumlah negara Eropa sempat menghadapi gangguan akibat teknologi serupa, yang menyebabkan keterlambatan di bandara-bandara utama pada beberapa bulan terakhir, sehingga perhatian tetap diperlukan agar perjalanan tetap lancar.
Ringkasan
Perubahan usia minimal penggunaan e-gates menjadi 8 tahun merupakan langkah maju dalam mempercepat proses imigrasi dan meningkatkan pengalaman pengguna di bandara Inggris. Dengan teknologi yang terus berkembang dan pendekatan yang lebih ramah keluarga, perjalanan internasional kini semakin nyaman. Meski demikian, kesiapan sistem dan pengawasan tetap penting agar teknologi ini berfungsi optimal tanpa mengganggu arus penumpang lainnya.
FAQ
Siapa saja yang bisa menggunakan e-gates di bandara Inggris mulai Juli 2026?
Anak-anak usia 8 dan 9 tahun yang tingginya minimal 120 cm, didampingi oleh orang dewasa, serta warga negara dari negara tertentu termasuk Inggris dan beberapa negara lain.
Apa keuntungan menggunakan e-gates bagi pelancong?
Penggunaan e-gates mempercepat proses pemeriksaan imigrasi, mengurangi antrian, dan memungkinkan petugas fokus pada pengamanan yang lebih penting.
e-gates bandara menjadi sorotan utama pada pembahasan ini.