Angela Rayner Kecam Perubahan Visa untuk Pekerja Perawatan di Inggris

Angela Rayner Kecam Perubahan Visa untuk Pekerja Perawatan di Inggris

Baca juga

Angela Rayner Kritik Rencana Pengubahan Aturan Visa Care Workers di Inggris: Dinilai 'Tidak Britania'

diupdate.id - Pernah menjadi Wakil Perdana Menteri Inggris, Angela Rayner, mengeluarkan pernyataan keras terkait rencana pemerintah yang hendak memperpanjang masa tunggu bagi pekerja migran untuk mendapatkan status tinggal permanen di UK. Kebijakan ini dianggapnya sebagai langkah "tidak Britania" dan tidak adil, terutama bagi para pekerja perawatan yang sudah berkontribusi selama bertahun-tahun.

Rencana Perpanjangan Masa Tunggu Status Tinggal Permanen

Pemerintah Inggris berencana menggandakan waktu tunggu bagi pekerja migran untuk memperoleh settlement alias izin tinggal permanen, dari 5 tahun menjadi 10 tahun. Khusus untuk pekerja perawatan kesehatan yang datang dengan visa khusus, masa tunggu ini bisa mencapai 15 tahun. Bahkan bagi mereka yang memanfaatkan tunjangan sosial selama lebih dari 12 bulan, masa tunggu bisa jadi 20 tahun. Kebijakan yang sedang dikonsultasikan ini belum resmi diterapkan.

Penolakan Angela Rayner dan Kritik terhadap Kebijakan

Angela Rayner menegaskan bahwa mengambil tindakan perubahan aturan secara retrospektif kepada mereka yang sudah tinggal lama dan berkontribusi di Inggris adalah "salah" dan melanggar nilai-nilai Britania. Ia menyebut bahwa membiarkan pekerja perawatan menunggu hingga 15 tahun untuk memperoleh hak tinggal permanen sangat tidak adil, apalagi mengingat mereka memegang peranan penting terutama selama pandemi.

Rayner juga membedakan antara kontrol perbatasan yang sah dengan perlakuan tidak adil terhadap para migran yang "membuat kehidupan di sini". Ia menilai upaya ini mengabaikan peran vital para care workers yang telah membantu sistem kesehatan Inggris melewati masa krisis.

Analisis: Dampak Kebijakan terhadap Pekerja Migran dan Masyarakat

Jika kebijakan ini benar diterapkan, bukan hanya pekerja migran yang dirugikan, namun juga sistem perawatan kesehatan Inggris yang sangat mengandalkan tenaga kerja luar negeri. Penundaan dalam memberikan status tinggal permanen dapat berdampak pada kestabilan tenaga kerja dan kesejahteraan para pekerja.

Kritik dari tokoh seperti Angela Rayner dan beberapa anggota parlemen oposisi juga menyoroti risiko kebijakan ini membuat suasana sosial tidak harmonis, karena dianggap mengubah aturan secara tiba-tiba dan merugikan yang sudah mematuhi peraturan.

Ringkasan

Rencana pemerintah Inggris memperpanjang masa tunggu bagi pekerja migran dalam memperoleh izin tinggal permanen menuai kritik tajam, khususnya dari Angela Rayner. Ia berpendapat bahwa perubahan aturan yang berlaku surut untuk pekerja perawatan adalah tindakan yang "tidak Britania" dan merugikan para migran yang sudah memberikan kontribusi besar. Sementara pemerintah menegaskan pentingnya aturan baru demi mengelola migrasi yang meningkat, perdebatan tentang perlakuan adil terhadap pekerja migran terus bergulir di ruang publik Inggris.

FAQ

Apa isi rencana perubahan aturan visa untuk pekerja perawatan di Inggris?

Pemerintah Inggris berencana menggandakan masa tunggu untuk mendapatkan izin tinggal permanen dari 5 menjadi 10 tahun, dan hingga 15 tahun khusus bagi pekerja perawatan yang sudah tinggal di Inggris.

Mengapa Angela Rayner menolak rencana tersebut?

Angela Rayner menganggap perubahan aturan secara retrospektif ini tidak adil dan bertentangan dengan nilai-nilai Britania karena merugikan pekerja perawatan yang sudah berkontribusi dalam masyarakat.

aturan visa care workers menjadi sorotan utama pada pembahasan ini.