BSI Raih Rekor Penyaluran Zakat Rp 1,07 Triliun, Sentuh 1,2 Juta Warga
Baca juga
- Investor Pemula: Cara Memulai Investasi dengan Benar
- Dasar-dasar Investasi untuk Pemula: Panduan Lengkap dan Praktis
- Dasar-Dasar Investasi untuk Pemula: Prinsip dan Langkah Praktis
- Cara Mengatur Keuangan Pribadi dengan Efektif: Prinsip dan Langkah
- Dasar-Dasar Investasi untuk Pemula: Panduan Lengkap dan Praktis

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatatkan capaian luar biasa dalam penyaluran zakat, berhasil mengalokasikan dana zakat sebesar Rp 1,07 triliun selama lima tahun terakhir sejak berdiri di tahun 2021. Inisiatif ini bukan hanya memenuhi kewajiban agama, namun juga menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mendorong pemerataan kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat luas.
Lonjakan Signifikan Penyaluran Zakat dan Jangkauan Penerima Manfaat
Dari dana zakat tersebut, sekitar 1,2 juta penerima manfaat telah merasakan dampak positifnya melalui puluhan program di berbagai sektor seperti ekonomi, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dan dakwah. BSI menggandeng Baznas serta BSI Maslahat untuk fokus pada pemberdayaan ekonomi umat, mengembangkan desa binaan, sentra UMKM, serta menyediakan beasiswa bagi lebih dari 10 ribu pelajar dan mahasiswa.
Strategi Digital dan Kolaborasi untuk Efisiensi dan Dampak Lebih Besar
Selain penyaluran zakat, BSI juga memperluas akses pembayaran zakat, infak, sedekah, dan wakaf melalui kanal digital dan jaringan kantor yang tersebar. Sepanjang 2025, penghimpunan dana sosial melalui kanal-kanal tersebut mencapai Rp 236 miliar dengan lebih dari 10 juta transaksi.
Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menyatakan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga alat strategis untuk memastikan pertumbuhan bisnis BSI berjalan seiring dengan manfaat yang diberikan pada masyarakat. "Kami berkomitmen agar pertumbuhan ekonomi syariah benar-benar ikut mendorong kesejahteraan umat," ujarnya di Jakarta, Rabu (1/4/2026).
Selain itu, Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid mengapresiasi konsistensi BSI dan menyebut kolaborasi ini kunci untuk memperbesar dampak program pengentasan kemiskinan dan pengembangan ekonomi. "Kami siap mendukung pengembangan program zakat yang berdampak luas dan inovatif," tuturnya.
Seiring kinerja keuangan yang membaik, BSI mampu menyerap lebih banyak zakat dan memperluas manfaat sosialnya. Laba BSI tahun 2025 tercatat sebesar Rp 7,57 triliun dengan pertumbuhan 8,02 persen, dan memiliki 23 juta nasabah.
Manfaat Nyata bagi Masyarakat dan Penguatan Ekonomi Umat
Optimalisasi penghimpunan dan penyaluran zakat dari BSI menjadi contoh nyata bagaimana lembaga keuangan syariah bisa berperan aktif sebagai motor penggerak kesejahteraan sosial dan ekonomi umat. Penyaluran zakat yang efektif membantu menyentuh berbagai lapisan masyarakat, mendukung usaha mikro hingga pendidikan generasi muda.
Di tengah tantangan ekonomi nasional, modal sosial seperti zakat menjadi instrumen vital untuk memperkuat ketahanan dan inklusivitas pertumbuhan ekonomi. BSI pun terus berinovasi agar peran zakat bisa lebih optimal dan berdampak besar bagi masyarakat luas.
Dengan terus meningkatnya angka penyaluran zakat dan penerima manfaat, BSI menunjukkan bahwa sinergi antara bisnis dan misi sosial dapat berjalan harmonis demi kemajuan umat dan pembangunan berkelanjutan.
FAQ
Berapa total zakat yang telah disalurkan BSI sejak 2021?
BSI telah menyalurkan zakat sebesar Rp 1,07 triliun dalam kurun lima tahun sejak 2021 hingga 2025.
Apa saja program yang dijalankan dari dana zakat BSI?
Programnya meliputi pengembangan desa binaan, sentra UMKM, beasiswa pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dan dakwah.
Bagaimana BSI memperluas akses pembayaran zakat?
BSI menyediakan kanal digital dan jaringan kantor yang memudahkan masyarakat membayar zakat, infak, sedekah, dan wakaf secara praktis.
zakat BSI menjadi sorotan utama pada pembahasan ini.