Mulai Juni 2026, Harga Pertamax Resmi Melonjak!
Baca juga
- Harga Energi Inggris Meroket 13% Karena Perang Iran, Simak Penjelasannya
- Ali Masykur Musa Dorong Pengembangan Infrastruktur SPKLU di Lampung Jadi Lebih Andal dan Merata
- PGN Bersinergi Garap Studi CCS dan Transportasi CO₂ untuk Dukung Amonia Rendah Karbon
- Bea Cukai Khusus Papua Perkuat Dukungan untuk Ketahanan Energi Nasional lewat PSN
- PLN Indonesia Power Percepat Inovasi Energi Bersih Lewat Solar PV Berbasis Off-grid

Harga Pertamax dan Pertamax Green Resmi Naik, Simak Dampaknya bagi Pengguna BBM!
diupdate.id - Berita terbaru datang dari Pertamina Patra Niaga yang resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu, 10 Juni 2026. Kenaikan harga ini tentu menjadi perhatian bagi para pengguna kendaraan bermotor yang mengandalkan kedua jenis bahan bakar berkualitas tinggi tersebut.
Kenaikan Harga Resmi Berlaku Mulai 10 Juni 2026
Pertamina menaikkan harga Pertamax yang memiliki oktan RON 92 dari sebelumnya Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Sementara itu, harga Pertamax Green, yang dikenal ramah lingkungan dengan tambahan aditif khusus, juga mengalami penyesuaian harga yang belum disebutkan secara lengkap di sumber resmi.
Kenaikan harga ini didasarkan pada penyesuaian harga BBM secara nasional yang mengikuti perkembangan harga minyak dunia dan biaya produksi lokal. Pertamina sebagai badan usaha milik negara berusaha menyeimbangkan antara kebutuhan negara dan kondisi pasar.
Penjelasan Tambahan soal Pertamax dan Pertamax Green
Pertamax dan Pertamax Green merupakan jenis BBM dengan kadar oktan yang lebih tinggi dibandingkan bahan bakar subsidi seperti Pertalite atau Premium sebelumnya. Kadar oktan RON 92 pada Pertamax mampu meningkatkan efisiensi pembakaran mesin sehingga performa kendaraan lebih optimal dan mengurangi emisi gas rumah kaca.
Pertamax Green memiliki keunggulan tambahan berupa formula khusus yang lebih ramah lingkungan, mendukung upaya pemerintah dalam pengurangan polusi udara. Keduanya menargetkan konsumen yang menginginkan kualitas bahan bakar lebih baik meskipun dengan harga yang lebih tinggi.
Dampak Kenaikan Harga bagi Masyarakat dan Industri
Kenaikan harga Pertamax dan Pertamax Green ini diperkirakan akan berimbas pada pengeluaran harian masyarakat khususnya bagi pengguna kendaraan bermotor pribadi dan transportasi umum yang menggunakan BBM non-subsidi. Akan ada tekanan inflasi ringan akibat meningkatnya biaya bahan bakar yang turut menaikkan biaya logistik dan transportasi.
Namun, di sisi lain kenaikan harga ini bisa menjadi dorongan bagi masyarakat untuk mulai beralih ke kendaraan yang lebih efisien bahan bakar atau menggunakan energi alternatif. Pemerintah dan Pertamina juga diharapkan semakin gencar mendorong program bauran energi terbarukan untuk menekan ketergantungan BBM fosil.
Ringkasan
Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga BBM non-subsidi Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter mulai 10 Juni 2026. Kenaikan ini berdampak pada biaya transportasi masyarakat namun juga membawa momentum untuk meningkatkan kesadaran penggunaan bahan bakar ramah lingkungan dan efisien. Perubahan harga ini sebaiknya disikapi dengan perencanaan kebutuhan BBM yang lebih matang dan eksplorasi alternatif kendaraan ramah lingkungan.
FAQ
Kapan harga Pertamax naik?
Harga Pertamax naik mulai Rabu, 10 Juni 2026.
Berapa harga baru Pertamax per liter?
Harga baru Pertamax adalah Rp16.250 per liter, naik dari Rp12.300.