Hujan Deras Picu Banjir Luapan Kali Krukut Rendam 12 RT di Jakarta Selatan
Baca juga
- Partai Ummat Persilakan Jalur Hukum Jika Terpukul Pernyataan Amien Rais Terkait Prabowo
- Rencana Tim Asesor Aktivis HAM Jadi Sorotan, DPR dan Komnas HAM Angkat Suara
- Tragis! Buruh Karawang Tewas Diduga Terjerat Benang Layangan saat Berkendara
- Rusuh di Tamansari Bandung: 20 CCTV Rusak, Aksi Massa Hitam Jadi Sorotan
- Marsinah, Simbol Perlawanan Buruh yang Tak Pernah Padam di Nganjuk

Hujan Deras Picu Banjir Luapan Kali Krukut Rendam 12 RT di Jakarta Selatan
diupdate.id - Hujan deras yang mengguyur Jakarta Selatan pada Sabtu sore (2/5) tidak hanya menyegarkan udara, namun membawa tantangan besar bagi warga di sejumlah wilayah. Luapan Kali Krukut yang tak mampu menampung debit air hujan membuat 12 rukun tetangga (RT) di Kelurahan Petogogan, Kecamatan Kebayoran Baru, terendam banjir dan memicu kepanikan warga sekitar.
Banjir Terparah di 12 RT Petogogan Akibat Cuaca Ekstrem dan Luapan Kali Krukut
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat bahwa curah hujan tinggi yang berlangsung pada sore hari berkontribusi besar terhadap luapan Kali Krukut. Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD, Mohamad Yohan, menegaskan bahwa "banjir yang melanda 12 RT ini utamanya disebabkan oleh curah hujan deras dan meluapnya Kali Krukut." Kondisi ini memaksa sejumlah warga untuk waspada dan mengantisipasi potensi genangan di rumah dan area sekitarnya.
Upaya Penanganan dan Kondisi Terkini Genangan di Jaksel
Meski banjir sempat menjadi ancaman, laporan terbaru dari beberapa titik seperti Jalan Ciledug Raya, kawasan sekitar ITC Cipulir, kini mengalami penurunan air dan genangan mulai surut. BPBD bersama Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) turun tangan langsung ke lapangan melakukan koordinasi menyeluruh.
Mereka melakukan penyedotan air massal dan memastikan sistem drainase di kawasan Jakarta Selatan berfungsi maksimal untuk menanggulangi dan mencegah dampak banjir yang lebih parah. Personel BPBD yang siaga 24 jam memantau kondisi terkini serta merespons laporan masyarakat dengan cepat.
Dampak dan Pentingnya Kesiapsiagaan Warga dalam Menghadapi Banjir
Banjir yang menyerang area padat penduduk seperti Petogogan memberikan dampak signifikan terhadap aktivitas harian warga dan transportasi. Tak hanya menghambat mobilitas, bencana ini juga mengancam kesehatan dan keselamatan masyarakat yang terkena genangan air, terutama jika tidak segera ditangani dengan tepat.
Oleh karena itu, BPBD DKI Jakarta menghimbau semua warga agar tetap waspada terutama saat hujan deras masih berpotensi terjadi. Penting bagi masyarakat untuk mengikuti perkembangan informasi terkini dan segera menghubungi layanan darurat Jakarta Siaga di nomor 112 jika menghadapi kondisi genting.
Ringkasan
Banjir yang melanda 12 RT di Jakarta Selatan disebabkan oleh curah hujan tinggi dan meluapnya Kali Krukut pada Sabtu sore. Meskipun beberapa titik seperti Jalan Ciledug Raya mulai surut, BPBD bersama instansi terkait masih melakukan penanganan dan pemantauan. Warga diimbau tetap waspada dan memanfaatkan layanan darurat 112 untuk keselamatan bersama.
FAQ
Apa penyebab banjir di Jakarta Selatan pada 2 Mei 2026?
Banjir disebabkan oleh curah hujan tinggi yang melanda wilayah Jakarta Selatan serta luapan Kali Krukut yang tidak mampu menampung debit air.
Apa yang harus dilakukan warga jika terjadi banjir?
Warga diimbau untuk tetap waspada, menghindari area banjir, dan menghubungi layanan darurat Jakarta Siaga di nomor 112 jika menghadapi situasi darurat.
banjir Jakarta Selatan menjadi sorotan utama pada pembahasan ini.