Inovasi Pemprov DKI: Limbah Kerang Hijau Disulap Jadi Paving Block dan Suvenir Unik
Baca juga
- Korlantas Hadiri Upacara Adat di Besakih, Harap Kemala Run 2026 Berjalan Lancar
- 763 Kg Ikan Sapu-Sapu Diangkat dari Jakarta Timur, Ini Dampaknya bagi Sungai
- Dirgahayu Kopassus! Simak Makna di Balik Lambang dan Semboyan Pasukan Elite
- UI Nonaktifkan 16 Mahasiswa FH Terduga Chat Mesum, Langkah Tegas Jaga Integritas Akademik
- Hampir 2.000 Personel Polisi Dikerahkan Amankan Demonstrasi Buruh di Depan DPR

Inovasi Pemprov DKI: Limbah Kerang Hijau Disulap Jadi Paving Block dan Suvenir Unik
diupdate.id - Bayangkan tumpukan limbah kerang hijau yang biasanya menjadi masalah lingkungan kini berubah menjadi produk bernilai guna yang turut mendukung pembangunan Jakarta! Inovasi terbaru Pemprov DKI Jakarta bersama Universitas Indonesia (UI) menghadirkan solusi kreatif dengan mengolah limbah kerang hijau menjadi paving block dan suvenir menarik.
Kolaborasi untuk Lingkungan Lebih Bersih dan Produktif
Asisten Perekonomian dan Keuangan DKI Jakarta, Suharini Eliawati, menjelaskan bahwa limbah kerang hijau di kawasan pesisir Cilincing, Jakarta Utara, yang selama ini menggunung, kini dapat dimanfaatkan secara maksimal. Berkat kerja sama dengan UI, limbah cangkang kerang itu telah diolah menjadi paving block ramah lingkungan.
"Program ini sudah berjalan sejak tahun lalu, di mana material limbah kerang diolah menjadi paving block yang bisa digunakan sebagai bahan infrastruktur kota," ujarnya saat ditemui di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat.
Perluasan Pemanfaatan: Dari Infrastruktur ke Souvenir dan Sarana Umum
Pada tahap terbaru, Pemprov DKI berencana mengembangkan pemanfaatan limbah kerang hijau tersebut ke bidang pariwisata dan sarana prasarana publik. Selain paving block, limbah kerang akan diubah menjadi berbagai suvenir unik dan bahkan perlengkapan untuk fasilitas umum seperti toilet.
Menurut Eli, hal ini diharapkan meningkatkan nilai ekonomi limbah sekaligus mempromosikan produk ramah lingkungan yang mendukung penguatan pariwisata dan kebersihan kota.
Dampak Positif dan Analisa Ringan
Pengolahan limbah ini bukan sekadar langkah ramah lingkungan, tapi juga meningkatkan potensi ekonomi lokal. Dengan mengubah limbah yang tadinya jadi masalah menjadi produk bernilai, pemerintah turut mendukung pengurangan sampah pesisir sekaligus membuka lapangan kerja baru serta memajukan usaha kecil mikro.
Langkah ini juga memberi gambaran bahwa pengelolaan sampah bisa menjadi inovasi berkelanjutan yang membawa dampak positif luas bagi kota besar seperti Jakarta.
Kesimpulan
Inovasi Pemprov DKI bersama Universitas Indonesia dalam mengolah limbah kerang hijau merupakan contoh nyata solusi kreatif untuk masalah lingkungan kawasan pesisir. Dari limbah menjadi paving block dan suvenir, program ini tidak hanya menanggulangi sampah tapi juga meningkatkan nilai ekonomi dan mendukung pembangunan berkelanjutan di ibu kota.
FAQ
Apa manfaat utama pengolahan limbah kerang hijau oleh Pemprov DKI?
Manfaat utamanya adalah mengurangi limbah pesisir, menghasilkan paving block ramah lingkungan, dan produk suvenir bernilai guna yang mendukung ekonomi lokal.
Dengan siapa Pemprov DKI bekerja sama untuk pengolahan limbah kerang ini?
Pemprov DKI bekerja sama dengan Universitas Indonesia untuk mengolah limbah kerang hijau menjadi produk bermanfaat.