Kemenpar Dorong Pesatnya Pariwisata Premium di Jakarta lewat Luxury Business Gathering
Baca juga
- Rayakan HJKS ke-733, Tiket Wisata Surabaya Cuma Rp733 Selama Mei 2026!
- Mengungkap Nasib Ecowisata Burai yang Pernah Viral Kini Kian Terlupakan
- Menpar Siapkan Strategi Antisipasi Dampak Konflik Iran pada Pariwisata
- Wamen Imigrasi Silmy Karim Akhirnya Serahkan Diri ke KPK Malam Ini, Ada Apa?
- Kepala BGN Baru Diharapkan Memperbaiki Program Makan Bergizi Gratis di Papua

Kemenpar Dorong Pesatnya Pariwisata Premium di Jakarta lewat Luxury Business Gathering
diupdate.id - Jakarta kembali menjadi pusat perhatian dunia pariwisata premium nasional. Pada 26 Mei 2026 lalu, Kementerian Pariwisata memfasilitasi acara Luxury Business Gathering yang menyatukan pelaku industri dan calon pembeli dalam usaha memperluas jaringan serta mengembangkan produk wisata yang lebih berkualitas dan eksklusif.
Menghubungkan Pelaku Industri dengan Peluang Baru
Dalam acara yang digelar di ibukota ini, para penjual layanan pariwisata premium, sebanyak 10 seller, dipertemukan dengan sekitar 25 calon pembeli potensial. Dengan mekanisme rotasi meja dan diskusi intensif, diharapkan tercipta hubungan bisnis yang solid dan membuka peluang kerjasama nyata di sektor ini. Ni Made Ayu Marthini, Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, menambahkan bahwa pendekatan ini membuka jalan bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan kualitas layanan mereka.
Strategi Memacu Minat Wisatawan Domestik
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menekankan bahwa menghadirkan produk wisata yang berkualitas dan kompetitif menjadi kunci utama dalam menarik minat masyarakat berwisata di dalam negeri. Acara Luxury Business Gathering ini merupakan langkah strategis yang konkret dalam mencapai tujuan tersebut, terutama dalam mengembangkan ekosistem pariwisata premium yang kuat dan berdaya saing.
Dampak Positif bagi Pengembangan Pariwisata Indonesia
Kementerian Pariwisata berharap bahwa kegiatan seperti ini dapat meningkatkan pertumbuhan destinasi wisata sekaligus membangkitkan antusiasme perjalanan wisatawan nusantara. Hal ini sangat relevan mengingat data Badan Pusat Statistik mencatat perjalanan wisatawan dalam negeri pada 2025 mencapai angka fantastis sebesar 1,20 miliar perjalanan, mengalami kenaikan 17,53 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini menunjukkan potensi besar pengembangan sektor wisata domestik, khususnya dalam segmen premium.
Ringkasan
Luxury Business Gathering yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata pada akhir Mei 2026 merupakan inisiatif penting untuk mendorong pariwisata premium di Jakarta dan Indonesia secara luas. Dengan menghubungkan pelaku industri dan calon pembeli, serta fokus pada produk wisata berkualitas, diharapkan sektor ini dapat semakin berkembang, memberikan pengalaman eksklusif bagi wisatawan, dan meningkatkan kontribusi pariwisata terhadap perekonomian nasional.
FAQ
Apa tujuan dari Luxury Business Gathering yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata?
Tujuannya adalah untuk mempertemukan pelaku industri pariwisata premium dengan calon pembeli potensial guna memperluas jaringan bisnis dan mengembangkan produk wisata berkualitas dan eksklusif.
Berapa pertumbuhan jumlah perjalanan wisatawan nusantara pada tahun 2025?
Perjalanan wisatawan nusantara tumbuh sebesar 17,53 persen pada tahun 2025, mencapai 1,20 miliar perjalanan menurut data Badan Pusat Statistik.