Polisi Bongkar Pendanaan di Balik Rencana Kerusuhan May Day di Jakarta: Uang Tunai Rp11 Juta Disita
Baca juga
- Seruan Kuat di Depan DPR: Massa Buruh dan Mahasiswa Bersatu Aksi May Day 2026
- Polisi Amankan Mahasiswa Bawa Badik dan Parang saat Aksi May Day di Makassar
- May Day 2026, KASBI Lebih Memilih Demo di DPR daripada Acara Resmi
- Warga Lubuk Sidup Berangsur Tinggalkan Tenda, Huntara Jadi Titik Awal Kehidupan Baru Pascabanjir
- Ribuan Buruh May Day 2026 di Monas Antre Panjang Dapat Sembako Gratis dari Istana

Polisi Bongkar Pendanaan di Balik Rencana Kerusuhan May Day di Jakarta: Uang Tunai Rp11 Juta Disita
diupdate.id - Perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day yang biasanya diisi dengan unjuk rasa damai, tahun ini hampir berubah arah di Jakarta. Beruntung, upaya rencana kerusuhan berhasil digagalkan polisi dengan mengamankan sejumlah orang dan mengungkap dana penting yang menjadi 'biaya' aksi tersebut.
Pengamanan Besar-Besaran dan Penangkapan Koordinator
Polda Metro Jaya berhasil mengamankan 101 orang yang diduga terlibat dalam rencana kerusuhan di sekitar Gedung DPR pada tanggal 1 Mei 2026. Menurut Kombes Iman Imanuddin, Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, para tersangka berusia antara 20 hingga 35 tahun dan sebagian besar berasal dari luar Jakarta.
Salah satu momen penting dalam penegakan hukum ini adalah penyitaan uang tunai sebesar Rp10.961.100 dari tangan salah satu koordinator aksi. Uang tersebut diduga akan digunakan untuk membiayai massa yang ikut dalam aksi yang berpotensi rusuh.
Mengungkap Sumber Pendanaan dan Aktor Intelektual
Polisi tidak berhenti hanya sampai pada pengamanan dan penyitaan uang. Penyelidikan lebih dalam sedang dilakukan untuk mengidentifikasi sumber pendanaan di balik rencana ini serta siapa aktor intelektual yang menggerakkan kerusuhan tersebut. "Kami akan melakukan pendalaman mengenai sumber pendanaannya," jelas Kombes Iman.
Fenomena uang tunai sebagai alat pendanaan aksi massa menunjukkan adanya upaya terstruktur untuk mengorganisasi kerusuhan, bukan hanya spontanitas belaka. Hal ini tentu menjadi perhatian penting bagi aparat keamanan agar perayaan Hari Buruh tetap berjalan damai tanpa intervensi anarkis.
Dampak Terhadap Perayaan May Day dan Keamanan Jakarta
Rencana kerusuhan di perayaan May Day berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan merusak citra aksi buruh yang selama ini dikenal damai dan penuh aspirasi. Penindakan cepat polisi menunjukkan kesiapan aparat dalam menjaga kamtibmas, sekaligus menjadi peringatan bagi kelompok-kelompok yang ingin memanfaatkan momentum aksi untuk hal-hal negatif.
Dengan upaya pengamanan dan pengusutan tuntas terhadap pendanaan dan otak pelaku kerusuhan, diharapkan perayaan May Day di masa mendatang bisa berjalan lebih kondusif dan terorganisir dengan baik.
Ringkasan
Polisi Polda Metro Jaya berhasil mengungkap dan menggagalkan rencana kerusuhan May Day di Jakarta dengan mengamankan 101 orang serta menyita uang tunai hampir Rp11 juta dari koordinator aksi. Penyelidikan masih berlanjut untuk menemukan sumber dana dan pelaku intelektual di balik rencana tersebut. Langkah ini penting guna menjaga keamanan dan ketertiban saat Hari Buruh di Ibu Kota.
FAQ
Berapa jumlah uang tunai yang disita polisi terkait rencana kerusuhan May Day?
Polisi menyita uang tunai sebesar Rp10.961.100 dari salah satu koordinator aksi.
Berapa banyak orang yang diamankan dalam pengamanan kerusuhan May Day di Jakarta?
Sebanyak 101 orang diamankan di sekitar kawasan Gedung DPR yang diduga terlibat dalam rencana kerusuhan.