Tangsel Raih Penghargaan Nasional atas Keberhasilan Turunkan Angka Kemiskinan dan Stunting
Baca juga
- Melihat Dari Dalam: Bagaimana Wajib Militer Paksa Mengubah Perang Sipil Myanmar
- Skandal David Sullivan: Larangan Kontak dengan Tim Wanita dan Usia Muda West Ham Terungkap
- Bentrok dan Rusuh di Belfast Usai Penyerangan Pisau, Ini Kronologinya
- Tips Penting untuk Jamaah Lansia Haji Gelombang Kedua di Madinah
- Kerusakan Nord Stream 2022, AfD Jerman Serukan Kompensasi dari Ukraina

Tangsel Raih Penghargaan Nasional atas Keberhasilan Turunkan Angka Kemiskinan dan Stunting
diupdate.id - Tidak hanya sibuk dengan pembangunan kota, Tangerang Selatan kini mendapatkan pengakuan nasional berkat keseriusannya dalam mengatasi masalah sosial yang masih menghantui banyak daerah: kemiskinan dan stunting. Kota ini dinobatkan sebagai salah satu daerah terbaik dalam penurunan angka kemiskinan dan stunting di kawasan Jawa-Bali.
Penghargaan Bergengsi dari Kemendagri
Pemerintah Kota Tangerang Selatan berhasil meraih posisi Terbaik III Regional Jawa-Bali dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Penghargaan ini diberikan tak hanya sebagai tanda keberhasilan, tetapi juga sebagai apresiasi atas komitmen dan kerja keras yang berkelanjutan dalam penanggulangan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting di wilayahnya.
Dalam acara yang berlangsung di Yogyakarta pada 4 Juni 2026, penghargaan diserahkan oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait secara resmi kepada Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie. Selain penghargaan, Pemkot Tangsel juga menerima dana apresiasi sebesar Rp1 miliar sebagai bentuk dukungan dari pemerintahan pusat.
Capaian Nyata Tangerang Selatan dalam Angka
Di bawah kepemimpinan Wali Kota Benyamin Davnie, angka prevalensi stunting di Tangsel sempat mencapai 19,9 persen. Namun upaya terpadu dan lintas sektor berhasil menekan angka tersebut hingga menjadi sekitar 9 persen. Target di tahun 2027 adalah menurunkannya lebih jauh hingga 7,05 persen. Sementara itu, angka kemiskinan yang semula cukup tinggi juga mengalami penurunan signifikan, kini menyentuh angka rendah 2,36 persen, menjadikan Tangsel sebagai daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di Provinsi Banten.
Strategi dan Kolaborasi sebagai Kunci Sukses
Keberhasilan Tangsel bukan hanya soal angka. Penilaian pemerintah pusat juga menitikberatkan pada efektivitas intervensi di tingkat desa dan kelurahan hingga bagaimana program lintas sektor berjalan secara konvergen. Kreativitas dan inovasi daerah dalam menghadirkan solusi yang adaptif turut menjadi nilai tambah penting. Pendekatan ini tak hanya mempercepat penurunan kemiskinan dan stunting, tapi juga secara signifikan meningkatkan layanan dasar bagi masyarakat.
Dampak Positif bagi Masyarakat dan Masa Depan Kota
Penghargaan yang diterima oleh Kota Tangerang Selatan menjadi bukti nyata bahwa pembangunan yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup mampu membawa perubahan signifikan. Dengan tingkat kemiskinan yang menurun dan stunting yang ditekan, kualitas sumber daya manusia akan jauh lebih baik, membuka peluang kemajuan ekonomi yang berkelanjutan.
Wali Kota Benyamin Davnie mengungkapkan bahwa pencapaian ini adalah hasil kerja keras bersama, melibatkan semua perangkat daerah dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini akan menjadi penyemangat untuk memperkuat upaya mereka ke depan.
Ringkasan
Kota Tangerang Selatan telah membuktikan bahwa komitmen dan kolaborasi lintas sektor mampu menurunkan angka kemiskinan dan stunting secara signifikan. Penghargaan dari Kemendagri dan dana apresiasi Rp1 miliar menjadi bukti nyata keberhasilan program-program inovatif dan terpadu mereka. Langkah ini tentu menjadi model inspiratif bagi daerah lain yang ingin mengatasi persoalan sosial serupa di Indonesia.
FAQ
Apa penghargaan yang diraih Kota Tangerang Selatan?
Tangsel meraih penghargaan Terbaik III Regional Jawa-Bali dalam penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting dari Kemendagri tahun 2026.
Berapa dana apresiasi yang diterima Pemkot Tangsel?
Pemkot Tangsel menerima dana apresiasi sebesar Rp1 miliar sebagai bentuk dukungan dari pemerintah pusat.