3.748 Calon Jamaah Haji Asal DIY Tetap Berangkat 21 April, Persiapan Hampir Rampung 100 Persen
Baca juga
- 208 Jemaah Calon Haji Depok Tertunda Berangkat, Ini Penyebabnya
- Opsih di Margonda Raya Jadi Pembuka HUT ke-27 Depok, Supian Suri Turun Langsung ke Jalan
- Jadwal Pemadaman Listrik Hari Ini di DIY, Selasa 7 April 2026: Sejumlah Wilayah Terdampak
- Aksi Ribuan Petambak di Pendopo Indramayu Ricuh, Lucky Hakim Kesal Fasilitas Umum Rusak
- Calon Jamaah Haji KBB Jalani Manasik Terintegrasi, Hanya 89 Orang Siap Berangkat Tahun Ini

3.748 Calon Jamaah Haji Asal DIY Tetap Berangkat 21 April, Persiapan Hampir Rampung 100 Persen
diupdate.id - Harapan ribuan calon jamaah haji asal DIY untuk segera berangkat ke Tanah Suci tampaknya tinggal menunggu hitungan hari. Hingga pertengahan April ini, jadwal keberangkatan dipastikan belum berubah, sementara persiapan penyelenggaraan haji sudah hampir tuntas.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah DIY, Jauhar Mustofa, menyebut seluruh rangkaian persiapan calon jamaah haji asal DIY telah mencapai sekitar 99 persen. Artinya, tinggal menyisakan sejumlah hal teknis yang perlu dirapikan menjelang hari pemberangkatan.
Berangkat Serentak Sesuai Jadwal
Jauhar menegaskan, sampai saat ini belum ada perubahan pada jadwal keberangkatan haji DIY. Kloter pertama akan mulai masuk asrama haji pada 21 April 2026 pagi, lalu diberangkatkan ke Arab Saudi pada malam harinya melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA).
“Penyelenggaraan haji masih on schedule dan tidak ada perubahan sampai saat ini,” ujarnya. Pernyataan ini menjadi sinyal bahwa para jamaah dapat terus fokus pada persiapan akhir, termasuk kesehatan, dokumen, dan perlengkapan ibadah.
Jumlah Jamaah Tetap, Kloter Dibagi dalam 11 Rombongan
Tahun ini, jumlah jamaah haji asal DIY tercatat 3.748 orang. Selain itu, ada tambahan sekitar 80 jemaah mutasi dari daerah lain. Mereka akan diberangkatkan dalam 11 kelompok terbang.
Jauhar menjelaskan, ada 10 kloter penuh berisi jamaah dari Jogja, sementara satu kloter setengah akan digabung dengan jamaah dari Kedu. Skema ini menunjukkan bahwa distribusi pemberangkatan sudah disusun agar berjalan tertib dan efisien.
Dalam praktiknya, pengelompokan kloter seperti ini penting untuk memudahkan koordinasi sejak dari asrama haji hingga penerbangan. Bagi jamaah, pembagian yang rapi juga membantu mengurangi potensi penumpukan dan kebingungan saat proses keberangkatan.
Layanan dan Mitigasi Sudah Disiapkan
Selain urusan teknis pemberangkatan, pemerintah juga memastikan layanan dasar untuk jamaah sudah siap. Mulai dari akomodasi, transportasi, konsumsi, hingga layanan di Arafah, Muzdalifah, dan Mina telah disiapkan.
Meski situasi geopolitik di Timur Tengah masih menjadi perhatian, pihak Kanwil menegaskan penyelenggaraan haji tetap berjalan normal. Pemerintah Indonesia juga terus berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi agar perjalanan ibadah ini berlangsung lancar.
Jauhar menambahkan, berbagai skenario mitigasi tetap disiapkan jika ada perubahan situasi, terutama terkait rute penerbangan saat kepulangan jamaah. Namun, untuk saat ini, semua masih mengikuti rencana awal dan menunggu kebijakan dari pemerintah pusat bila ada perkembangan baru.
Calon jamaah haji asal DIY kini tinggal menjalani tahap akhir sebelum masuk asrama haji. Dengan persiapan yang hampir sempurna, keberangkatan 21 April menjadi momen penting yang menandai dimulainya perjalanan ibadah ribuan warga DIY ke Tanah Suci.
FAQ
Kapan calon jamaah haji asal DIY mulai masuk asrama haji?
Mereka mulai masuk asrama haji pada 21 April 2026 pagi.
Berapa jumlah jamaah haji asal DIY tahun ini?
Tercatat 3.748 jamaah, ditambah sekitar 80 jemaah mutasi dari daerah lain.