Bapanas Pastikan Kualitas Ekspor Beras ke Malaysia, Siap Jaga Standar Mutu dan Keamanan Pangan

Baca juga

Bapanas Pastikan Kualitas Ekspor Beras ke Malaysia, Siap Jaga Standar Mutu dan Keamanan Pangan

Bapanas Pastikan Kualitas Ekspor Beras ke Malaysia, Siap Jaga Standar Mutu dan Keamanan Pangan

diupdate.id - Dalam era globalisasi yang kian ketat, kualitas dan keamanan pangan menjadi kunci utama dalam mengukir kepercayaan pasar internasional. Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan komitmennya sebagai garda terdepan memastikan mutu beras ekspor ke Malaysia tidak hanya memenuhi, tapi melampaui standar keamanan pangan setempat.

Sertifikasi Lengkap untuk Menjamin Mutu Beras

Deputi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Andriko Noto Susanto, mengungkapkan bahwa lembaganya tak sebatas menerbitkan Health Certificate (HC) melainkan juga melakukan sertifikasi kualitas untuk kategori beras premium dan medium. "Kami melakukan penilaian ketat mulai dari pengujian mutu hingga penerbitan HC sebagai jaminan resmi keamanan pangan sebelum pengiriman ke Malaysia," ujarnya di Jakarta.

Penerapan sertifikasi ini sesuai regulasi negara tujuan ekspor, menegaskan Bapanas sebagai otoritas kompeten yang bekerja sama dengan instansi pusat dan daerah. Sampel beras untuk ekspor sebanyak 200 ribu ton telah diambil dan diuji, memastikan kesesuaian produk dengan standar internasional.

Negosiasi Harga dan Dampaknya bagi Petani

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menambahkan saat ini pembahasan harga ekspor tengah berlangsung. Rencana kunjungan ke Sarawak, Malaysia, dimaksudkan guna menyepakati jumlah dan harga beras yang diekspor. Harga ekspor dipastikan lebih tinggi dari Harga Eceran Tertinggi (HET) di dalam negeri, sekitar Rp16.000 per kilogram.

Langkah ini memberikan dampak positif sekaligus bagi para petani Indonesia, di mana arahan Presiden Prabowo Subianto mengedepankan keuntungan petani dan peningkatan penerimaan negara. Harga ekspor yang kompetitif di pasar internasional pun diharapkan mendorong stabilitas produksi dan kesejahteraan petani.

Menjaga Kepercayaan di Pasar Ekspor

Keberhasilan dalam mengekspor beras dengan jaminan mutu dan keamanan tidak hanya mengangkat nama Indonesia di pasar global, tapi juga membuka peluang ekspansi di masa depan. Sertifikasi dan HC menjadi identitas produk yang dapat diandalkan importir, memperkuat reputasi Indonesia sebagai negara produsen pangan berkualitas.

Dengan sinergi antara Bapanas, Bulog, dan Kementerian Pertanian, diharapkan ekspor beras ini berjalan mulus dan memberi manfaat luas, mulai dari petani hingga perekonomian nasional.

Ringkasan

Badan Pangan Nasional memastikan mutu ekspor beras ke Malaysia dengan sertifikasi dan Health Certificate yang lengkap. Dalam rencana ekspor 200 ribu ton, kualitas produk telah diuji dan disesuaikan standar internasional. Negosiasi harga berlangsung dengan target harga ekspor di atas Rp16.000 per kilogram guna menguntungkan petani serta memperkuat posisi Indonesia di pasar global beras.

FAQ

Apa itu Health Certificate (HC) dalam ekspor beras?

Health Certificate adalah surat jaminan bahwa produk pangan yang diekspor memenuhi standar keamanan pangan negara tujuan.

Berapa target harga ekspor beras ke Malaysia?

Harga ekspor beras direncanakan berada di atas Rp16.000 per kilogram, lebih tinggi dari Harga Eceran Tertinggi di dalam negeri.