Satgas Damai Cartenz Tangkap Dua Anggota KKB Papua, Apa Dampaknya?
Baca juga
- Kebakaran di Gedung Kemendagri Jakarta Selatan: 2 Pegawai Terluka dan Ribuan Petugas Beraksi
- Pembangunan Giant Sea Wall Dimulai dari Pantai Utara Jawa, Ini Faktanya
- Dua Terduga Pelaku Pembunuhan Nus Kei Dipindahkan ke Ambon untuk Pemeriksaan Lanjutan
- Polri Perkuat Kerja Sama dengan PBB untuk Jaga Keamanan Personel Misi Perdamaian Dunia
- Dukungan Massa, Kunci Kemenangan Jokowi di Pilpres 2014 Menurut Bara JP

Dua Anggota KKB di Papua Berhasil Ditangkap, Ancaman Keamanan Mereda?
diupdate.id - Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana upaya aparat keamanan Indonesia menangani kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang selama ini menjadi momok di wilayah Papua? Kabarnya, operasi gabungan berhasil menangkap dua anggota penting KKB yang sudah meresahkan masyarakat setempat.
Penangkapan Strategis di Distrik Oksibil
Pada Minggu malam, 19 April 2026, sekitar pukul 20.45 WIT, Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Pegunungan Bintang melakukan operasi di Jalan Kabiding, Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. Operasi ini membuahkan hasil dengan tertangkapnya dua pelaku berinisial EK (22) dan RS (23) tanpa perlawanan berarti.
Jejak Kekerasan dan Pembunuhan yang Membayangi
EK masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak Desember 2022, terkait kasus pembunuhan tragis terhadap tiga tukang ojek di Kampung Mangabib. Selain itu, ia juga diduga terlibat dalam serangkaian aksi kekerasan mulai dari penembakan hingga pembakaran fasilitas umum yang terjadi awal Januari 2023. Aksi brutal lainnya adalah penyerangan terhadap Pos Satgas Rajawali di Kampung Mimin pada Mei 2025.
Sementara RS juga diduga ikut dalam serangan di Pos Satgas Rajawali yang sama. Profil RS mengungkap ia adalah mantan narapidana kasus pencurian ponsel yang sudah menjalani hukuman dua tahun.
Dampak Penangkapan dan Harapan Keamanan
Penangkapan dua pelaku ini merupakan bukti upaya serius aparat menjaga stabilitas wilayah Papua Pegunungan. Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo, menyatakan bahwa tindakan tegas terus dilakukan untuk menindak kelompok bersenjata yang merusak ketentraman masyarakat.
Keduanya kini ditahan di Polres Pegunungan Bintang, menjalani proses hukum dan pemeriksaan intensif. Upaya pengembangan untuk mengungkap jaringan KKB lainnya juga tengah berlangsung.
Ajakan Tetap Waspada dan Partisipasi Masyarakat
Satgas juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi hoaks dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan. Dengan sinergi yang kuat antara aparat dan warga, situasi kamtibmas diharapkan lebih aman dan kondusif.
Kepala Operasi Damai Cartenz, Irjen Faizal Ramadhani, menegaskan komitmen aparat untuk terus menegakkan hukum secara profesional dan terukur demi melindungi masyarakat di Papua.
Ringkasan
Penangkapan dua anggota KKB di Papua ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan operasi penegakan hukum, tetapi juga membuka jalan bagi upaya pemulihan keamanan di wilayah yang selama ini dilanda konflik. Meski tantangan masih ada, kerja sama aparat dan masyarakat menjadi kunci utama menciptakan lingkungan yang damai dan aman.
FAQ
Siapa saja yang ditangkap dalam operasi Satgas Operasi Damai Cartenz di Papua?
Dua anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) berinisial EK (22) dan RS (23) ditangkap di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.
Apa peran EK dalam kelompok KKB?
EK adalah DPO terkait pembunuhan tiga tukang ojek pada Desember 2022 dan terlibat dalam berbagai aksi kekerasan serta penyerangan terhadap Pos Satgas Rajawali.
anggota KKB Papua menjadi sorotan utama pada pembahasan ini.