Bank Aladin Syariah Cetak Laba Rp150,7 Miliar di 2025, Tumbuh 304 Persen!
Baca juga
- Alfamidi Siapkan Pembagian Dividen Rp11,85 per Saham, Catat Peningkatan Signifikan Tahun 2025
- Kenapa Ekonomi Islam Indonesia Melorot di 2026? Simak Analisa Lengkapnya
- Presiden Prabowo Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Jangan Jadi Ajang Korupsi
- Rupiah Menjelang Rp 18.000 per Dolar AS, Pemerintah Yakin Nilai Tukar Kembali Menguat
- Pemerintah Perketat Aturan Ekspor SDA, Rupiah Diprediksi Makin Stabil

Bank Aladin Syariah Cetak Laba Rp150,7 Miliar di 2025, Tumbuh 304 Persen!
diupdate.id - Siapa sangka di tengah ketatnya persaingan industri perbankan, Bank Aladin Syariah berhasil menunjukkan raihan luar biasa. Di tahun 2025, bank syariah digital ini membukukan laba bersih sebesar Rp150,7 miliar, melonjak hingga 304,48 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Apa rahasia di balik pertumbuhan spektakuler ini?
Kinerja Keuangan yang Melesat dan Faktor Pendukungnya
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 4 Juni 2026 mengungkap data penting: aset Bank Aladin Syariah tumbuh hingga Rp14,4 triliun. Dana Pihak Ketiga (DPK) juga meningkat hampir dua kali lipat menjadi Rp10,4 triliun, naik 92,18 persen. Penyaluran pembiayaan mencapai Rp5,2 triliun, tumbuh 9,58 persen dibandingkan 2024. Hal ini menunjukan ekspansi sehat yang didukung penguatan layanan digital dan perluasan ekosistem strategis.
Strategi Digital dan Kolaborasi Ekosistem
Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, Koko Rachmadi, menegaskan bahwa fokus pada pengembangan produk mutakhir dan sistem digital yang memudahkan nasabah menjadi pondasi utama sukses 2025. Bank ini juga melakukan sinergi cemerlang dengan Alfa Group, pemilik lebih dari 23 ribu minimarket di Indonesia, serta mitra strategis lain seperti Flip, Mekari, Persis Solo, Muhammadiyah, Baznas, dan MUI. Kolaborasi ini memperluas jangkauan layanan syariah dari online ke offline (O2O), menjadikan Bank Aladin sebagai pionir dalam ekosistem keuangan syariah inovatif.
Dampak Positif dan Prospek 2026
Dampak dari pertumbuhan ini terasa tidak hanya pada angka keuangan, tetapi juga pada inklusi keuangan syariah nasional yang makin menguat. Bahkan di kuartal pertama 2026, Bank Aladin sudah mencatat laba Rp23,3 miliar, menandakan tren positif berlanjut. Mereka optimistis akan memperkokoh posisi sebagai bank syariah digital dengan memperluas dana murah (CASA), segmen premium, dan sinergi pembiayaan.
Ringkasan
Bank Aladin Syariah sukses mencatat pertumbuhan laba dan aset signifikan sepanjang 2025. Melalui inovasi layanan digital dan kolaborasi ekosistem luas, bank ini tak hanya memperkuat posisinya sebagai bank syariah digital terkemuka, tetapi juga turut mendorong inklusi keuangan berbasis syariah di Indonesia. Target pertumbuhan berkelanjutan di 2026 menunjukkan semangat tinggi menuju masa depan perbankan syariah yang lebih inklusif dan dinamis.
FAQ
Apa faktor utama pertumbuhan Bank Aladin Syariah di 2025?
Faktor utama adalah penguatan layanan digital, pengembangan produk, dan perluasan ekosistem strategis yang konsisten.
Berapa besar laba yang diraih Bank Aladin Syariah sepanjang 2025?
Bank Aladin Syariah mencatatkan laba sebesar Rp150,7 miliar selama 2025, tumbuh 304,48 persen dibanding tahun sebelumnya.