Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Ekspansi ke Pasar Internasional
Baca juga
- G7 Sepakat Perkuat Rantai Pasok Mineral Kritis, Tutup Celah Ketergantungan pada China
- BNI Tegaskan Dana Nasabah Aman Meski Terjadi Kasus Investasi Fiktif di Aek Nabara
- Sidak Prabowo ke Gudang Bulog: Bukti Nyata Pemerintah Tegaskan Target Swasembada Beras
- Kementan Ajak Pesantren Jadi Garda Terdepan Sukseskan Swasembada Pangan Nasional
- Harga Pangan Hari Ini: Telur Ayam Tembus Rp32.300 per Kg, Cabai Rawit Merah Nyaris Rp72 Ribu

Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Ekspansi ke Pasar Internasional
diupdate.id - Bagaimana jika Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jakarta tidak hanya jadi penguasa pasar lokal, tetapi juga merambah pasar luar negeri? Itulah seruan yang disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, sebagai langkah strategis memperkuat ekonomi daerah dan meningkatkan daya saing BUMD di kancah global.
Dorongan Gubernur untuk BUMD Jakarta
Dalam forum BUMD Leaders Forum 2026, Gubernur Pramono Anung menegaskan pentingnya BUMD di Jakarta berani melakukan ekspansi bisnis ke luar wilayah Jakarta bahkan ke pasar internasional. Ia menilai, dominasi pasar domestik saja tidak cukup untuk menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompetitif. BUMD perlu memperkuat kapasitas dan inovasi agar dapat bersaing bukan hanya di tingkat nasional, tetapi juga regional dan global.
Nilai Lebih di Balik Ekspansi BUMD
Ekspansi ini bukan sekadar memperbesar pasar, tetapi juga membuka peluang investasi baru dan jaringan bisnis yang lebih luas. Dengan memasuki pasar yang lebih menantang, BUMD Jakarta dapat mengasah kemampuan manajemen, teknologi, dan pelayanan yang lebih inovatif. Hal ini juga memperkuat peran BUMD sebagai roda penggerak ekonomi daerah yang mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pendapatan daerah dan penciptaan lapangan kerja.
Dampak dan Analisa Strategis
Langkah ini sangat relevan dengan tren globalisasi ekonomi saat ini. BUMD yang berani go international berpotensi mendongkrak profil Jakarta sebagai pusat bisnis dan investasi. Namun, ekspansi juga harus diikuti kesiapan sumber daya manusia, risk management, dan pendekatan bisnis yang adaptif dengan regulasi negara tujuan. Jika dilakukan tepat, ini mampu menjadi katalis transformasi ekonomi daerah agar lebih mandiri dan berdaya saing.
Ringkasan
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mendorong BUMD Jakarta untuk berani keluar dari zona nyaman pasar domestik dengan melakukan ekspansi ke pasar luar kota bahkan internasional. Langkah ini bertujuan meningkatkan daya saing BUMD dan memperkuat ekonomi daerah di tengah tantangan global. Dengan strategi yang matang, ekspansi BUMD menjadi peluang besar untuk inovasi, investasi, dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
FAQ
Apa tujuan Gubernur Pramono Anung mendorong ekspansi BUMD Jakarta?
Tujuannya agar BUMD dapat meningkatkan daya saing dengan tidak hanya fokus di pasar domestik, tetapi juga memperluas bisnis ke pasar internasional.
Apa manfaat ekspansi BUMD bagi ekonomi daerah?
Ekspansi membuka peluang investasi baru, memperkuat kapasitas manajemen, dan mendukung pertumbuhan ekonomi serta penciptaan lapangan kerja di daerah.