Benarkah Cahaya HP Penyebab Gangguan Tidur? Ini Faktanya

Baca juga

Benarkah Cahaya HP Penyebab Gangguan Tidur? Ini Faktanya

Mitos Lampu Biru HP dan Kunci Utama Gangguan Tidur Remaja yang Jarang Disadari

diupdate.id - Tidur yang cukup dan berkualitas sangat penting, apalagi bagi remaja yang sedang tumbuh dan berkembang. Namun, kebiasaan tidur larut malam bukan hanya sekadar soal kurang istirahat. Ternyata, hal ini bisa memicu risiko obesitas dan gangguan kesehatan lainnya yang kurang diketahui banyak orang.

Faktor Utama Gangguan Tidur Bukan Cahaya Biru HP

Selama ini, banyak orang menyalahkan cahaya biru dari layar ponsel sebagai penyebab utama gangguan tidur. Namun, penelitian terbaru membantah anggapan tersebut. Menurut Dr. Nur Aisiyah Widjaja, dosen Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, gangguan tidur lebih banyak disebabkan oleh kebiasaan tidur yang tidak teratur, terutama tidur melewati pukul 21.00 malam.

“Idealnya seseorang mulai tidur maksimal pukul 21.00 agar hormon melatonin, yang mengatur siklus tidur, bisa bekerja optimal,” ujar Aisiyah. Ketika tidur terlambat, hormon melatonin ini menurun dan beralih ke hormon lain seperti leptin yang memicu rasa lapar berlebihan.

Pengaruh Kebiasaan Makan Malam dan Stres terhadap Tidur

Kebiasaan begadang kerap dibarengi dengan konsumsi makanan tinggi kalori seperti mi instan dan gorengan. Saat tubuh sudah tidak aktif bergerak di malam hari, kalori berlebih ini sulit dibakar dan cenderung disimpan sebagai lemak, memperbesar risiko obesitas.

Lebih jauh, kurang tidur juga meningkatkan produksi hormon kortisol akibat stres, yang semakin menghambat pelepasan melatonin. Ini menciptakan lingkaran setan: stres membuat tidur semakin buruk, dan tidur buruk membuat stres meningkat.

Analisa: Kenapa Fokus pada Jam Tidur Lebih Penting daripada Lampu HP

Peneliti dari Universitas Stanford menjelaskan bahwa efek cahaya biru dari perangkat elektronik hanya menunda waktu tidur beberapa menit saja. Lampu matahari masih jauh lebih kuat mempengaruhi ritme sirkadian tubuh. Jadi, mengelola waktu tidur dan kebiasaan makan jauh lebih efektif daripada menghindari layar HP semata.

Bagi remaja dan orang tua, ini penting: menata rutinitas tidur yang teratur, membatasi makan malam berat, dan mengurangi stres adalah kunci utama memperbaiki kualitas tidur dan menjaga kesehatan jangka panjang.

Ringkasan

Jadi, gangguan tidur pada remaja tidak semata-mata disebabkan oleh cahaya biru HP, melainkan lebih karena waktu tidur yang terlambat dan kebiasaan makan malam tak sehat. Gangguan ini berpotensi meningkatkan risiko obesitas lewat pengaruh hormon dan kalori berlebih. Untuk menjaga kesehatan dan kualitas tidur, penting mengatur waktu tidur ideal sebelum pukul 21.00, menjaga pola makan, serta mengelola stres dengan baik.

FAQ

Apakah cahaya biru dari HP benar-benar menyebabkan gangguan tidur?

Dampak cahaya biru dari HP terhadap gangguan tidur relatif kecil dan hanya menunda tidur beberapa menit saja.

Mengapa tidur setelah pukul 21.00 dapat mengganggu kesehatan?

Tidur setelah pukul 21.00 membuat hormon melatonin berkurang dan digantikan leptin yang meningkatkan rasa lapar, berpotensi memicu pola makan malam tidak sehat dan obesitas.