Waspada! Klaim Biaya Pendaftaran Pangkalan LPG 3 Kg Ternyata Hoaks
Baca juga
- Mandatori Biodiesel Dinilai Ampuh Tekan Impor Solar, Ini Alasannya
- Bea Cukai Dorong Kelancaran Proyek Strategis Nasional, Ini Dampaknya bagi Pertumbuhan Ekonomi
- Indonesia Disebut Bisa Dapat Minyak Rusia Rp59 per Barel, Ini Hitungan Pakarnya
- Jelang Idul Adha, Harga Daging Sapi Naik ke Rp150 Ribu per Kg, Bulog Siapkan Intervensi
- Harga Minyak Dunia Tembus 104,91 Dolar AS, Pakar Peringatkan APBN Bisa Terdampak

Pendaftaran Pangkalan LPG 3 Kg Gratis, Pertamina Bongkar Hoaks Biaya di Media Sosial
diupdate.id - Di tengah derasnya informasi yang beredar di media sosial, satu kabar soal pendaftaran pangkalan LPG 3 kg mendadak bikin banyak orang bertanya-tanya: apakah benar ada biaya pendaftaran? PT Pertamina Patra Niaga memastikan jawabannya tegas, tidak benar. Informasi yang menyebut adanya pungutan untuk pendaftaran pangkalan dan subpangkalan LPG 3 kg bersubsidi disebut hoaks dan menyesatkan.
Penegasan ini penting karena LPG 3 kg adalah produk subsidi pemerintah yang memang ditujukan bagi masyarakat kurang mampu. Artinya, distribusinya tidak bisa sembarangan dan harus mengikuti aturan yang sudah ditetapkan agar bantuan energi itu benar-benar sampai ke pihak yang berhak.
Pertamina Tegaskan Pendaftaran Pangkalan LPG 3 Kg Tidak Dipungut Biaya
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa pendaftaran menjadi pangkalan LPG 3 kg bersubsidi tidak dikenakan biaya alias gratis. Ia menegaskan, informasi yang mencantumkan tarif tertentu bukan berasal dari Pertamina maupun Pertamina Patra Niaga.
Menurut Roberth, LPG 3 kg disalurkan dengan sistem kuota sesuai kebijakan pemerintah. Karena itu, pengaturannya harus dijaga agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan. Dalam konteks ini, masyarakat diminta lebih hati-hati terhadap akun atau konten yang mengatasnamakan Pertamina, terutama jika ada permintaan bayaran yang terdengar tidak wajar.
Akun Palsu Dinilai Menyesatkan Masyarakat
Dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (14/4/2026), Roberth juga menyoroti akun media sosial yang diduga meniru identitas perusahaan. Salah satunya adalah akun TikTok @pertaminagas3kg_lpg yang disebut bukan akun resmi. Akun seperti ini berisiko membingungkan publik karena tampak meyakinkan, padahal isinya justru bisa menyesatkan.
Karena itu, masyarakat diminta untuk tidak langsung percaya pada unggahan yang beredar, apalagi jika disertai ajakan membayar biaya tertentu. Di era media sosial, modus penipuan kerap memanfaatkan nama besar perusahaan agar terlihat kredibel. Kasus ini menjadi pengingat bahwa verifikasi informasi adalah langkah penting sebelum mempercayai sebuah klaim.
Ini Kanal Resmi yang Bisa Diperiksa
Untuk menghindari salah informasi, Pertamina mengimbau masyarakat mengecek kebenaran berita melalui situs resmi www.pertaminapatraniaga.com, akun media sosial @pertaminapatraniaga, atau layanan Pertamina Contact Center 135.
Dampaknya cukup jelas: jika hoaks semacam ini dibiarkan, masyarakat bisa dirugikan, baik secara finansial maupun dari sisi kepercayaan terhadap layanan resmi. Selain itu, informasi palsu juga berpotensi mengganggu pemahaman publik soal distribusi LPG subsidi yang seharusnya berjalan tertib dan transparan. Karena itu, kewaspadaan menjadi kunci agar masyarakat tidak terjebak penipuan berkedok layanan resmi.
Pertamina menegaskan kembali bahwa pendaftaran pangkalan LPG 3 kg gratis dan tidak pernah dipungut biaya. Masyarakat pun diimbau selalu memeriksa sumber informasi sebelum menyebarkannya lebih jauh.
FAQ
Apakah pendaftaran pangkalan LPG 3 kg berbayar?
Tidak. Pertamina Patra Niaga menegaskan pendaftaran pangkalan LPG 3 kg bersubsidi gratis.
Di mana masyarakat bisa mengecek informasi resmi Pertamina?
Masyarakat bisa memeriksa lewat situs resmi Pertamina Patra Niaga, akun @pertaminapatraniaga, atau Contact Center 135.