Penikaman Tragis Nus Kei: Motif Dendam Lama dari Jakarta Terungkap
Baca juga
- Golkar Maluku Desak Pengusutan Tuntas Kasus Penikaman Nus Kei yang Menggegerkan Malra
- Terkuak! Bareskrim Tangkap 5 Pelaku Jaringan Pengedar Dolar AS Palsu di Tangerang
- Tragedi Penikaman Ketua Golkar Maluku Tenggara, Polisi Usut Motif dan Beri Imbauan Tenang
- Tragedi Tawuran Maut di Dramaga Bogor, Pelajar 15 Tahun Jadi Korban
- Uya Kuya Resmi Laporkan Hoaks Kepemilikan Ratusan Dapur MBG, Polda Metro Jaya Turun Tangan

Penikaman Tragis Nus Kei: Motif Dendam Lama dari Jakarta Terungkap
diupdate.id - Peristiwa memilukan terjadi di wilayah Maluku Tenggara, saat Agrapinus Rumatora, yang dikenal luas sebagai Nus Kei dan menjabat Ketua DPD II Partai Golkar Maluku Tenggara, tewas akibat penikaman. Polisi baru saja mengungkap bahwa aksi brutal ini dipicu oleh dendam lama antara korban dan pelaku yang sempat terjadi di Jakarta.
Motif Dendam Lama Jadi Pemicu Penikaman
Berdasarkan keterangan Kapolres Maluku Tenggara, Rian Sehendi, dua pelaku berinisial HR (28) dan FU (36) ternyata memiliki dendam pribadi terhadap Nus Kei. "Motifnya itu dendam, hasil penyidikan awal kami mengarah ke sana," ujar Rian pada Minggu, 19 April 2026. Meski begitu, polisi masih belum merinci lebih jauh akar persoalan yang memicu konflik tersebut, hanya menegaskan bahwa masalahnya bermula saat keduanya berada di Jakarta.
Insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 11.25 WIT di pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun Ibra, Kecamatan Kei Kecil, saat Nus Kei baru saja tiba dengan pesawat dari Jakarta. Usai penikaman, korban sempat dilarikan ke RS Karel Sadsuitubun oleh keluarga pada pukul 12.00 WIT, namun nyawanya tak tertolong akibat luka serius.
Penangkapan Pelaku dalam Waktu Singkat
Kedua pelaku sempat melarikan diri setelah melakukan penikaman, namun pihak kepolisian bergerak cepat. Tidak lebih dari dua jam setelah kejadian, HR dan FU berhasil diamankan di tempat persembunyian mereka di wilayah Maluku Tenggara. "Berkat kerjasama yang baik dengan keluarga, pelaku sudah kami tangkap," tambah Kapolres Rian.
Dampak dan Analisa Singkat
Kasus ini memperlihatkan betapa pentingnya penyelesaian konflik secara damai, terutama yang sudah berlarut-larut dan berjangka waktu lama seperti dendam yang bermula dari Jakarta dan berujung pada tragedi di Maluku Tenggara. Penikaman terhadap sosok politik seperti Nus Kei bukan hanya kehilangan pribadi dan keluarga, tapi juga menggoreskan luka bagi dunia politik dan masyarakat setempat yang merasakan kehilangan pemimpin mereka.
Selain itu, aksi cepat aparat kepolisian dalam mengamankan pelaku menunjukkan bagaimana penegakan hukum di daerah dilakukan secara profesional dan responsif terhadap kejahatan yang terjadi.
Ringkasan
Penikaman terhadap Ketua DPD II Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, didorong oleh dendam lama yang berasal dari konflik antara pelaku dan korban saat di Jakarta. Kejadian berlangsung di depan Bandara Karel Sadsuitubun Ibra dan berujung meninggalnya korban. Dua pelaku berhasil diamankan dalam waktu kurang dari dua jam, mencerminkan respons cepat kepolisian. Kasus ini tak hanya menyisakan duka mendalam bagi keluarga, tapi juga persoalan penting bagi kehidupan politik dan keamanan masyarakat di Maluku Tenggara.
FAQ
Siapa korban penikaman di Maluku Tenggara?
Korban adalah Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, Ketua DPD II Partai Golkar Maluku Tenggara.
Apa motif pelaku melakukan penikaman terhadap Nus Kei?
Motif penikaman diduga karena dendam lama antara pelaku dan korban yang berawal dari Jakarta.
penikaman Nus Kei menjadi sorotan utama pada pembahasan ini.