Kisah Pilu Hay el Sellom: Dampak Mengerikan Bom Israel di Lebanon
Baca juga
- Dampak Mengerikan Agresi Israel di Lebanon: Ribuan Warga Tewas dan Terluka
- Kejangkit Antisemitisme di Inggris: Upaya Serius Pemerintah Tangkal Aksi Kebencian
- AS Gempur Kapal Cepat Iran di Selat Hormuz, Proyek Kebebasan untuk Kapal Maersk Berhasil
- Situasi Terbaru Iran: Rezim Kian Kuat, Rakyat Khawatir Repressi Meluas Setelah Perang
- Proyek Kebebasan AS di Selat Hormuz: Panduan dan Dampaknya bagi Perdagangan Global
Tragedi 10 Menit Bom Israel yang Menghancurkan Hay el Sellom di Lebanon
diupdate.id - Pernahkah Anda membayangkan bagaimana hanya dalam 10 menit saja, sebuah wilayah yang dulu hidup dan penuh warna bisa berubah menjadi puing-puing sunyi? Inilah cerita memilukan dari Hay el Sellom, sebuah kawasan di pinggiran Beirut, Lebanon, yang hancur setelah serangan udara Israel pada 8 April 2026.
Hancurnya Hay el Sellom dalam Sepuluh Menit
Pukul 14:15 waktu setempat, bom-bom mulai mengguyur Hay el Sellom dan area sekitar selama sepuluh menit penuh. Berdasarkan data dari Israel, sekitar 100 target di seluruh Lebanon dilancarkan serangan udara secara bersamaan.
Hay el Sellom yang dulunya kawasan padat dan ramai, kini tak seperti dulu lagi. Rumah-rumah berubah menjadi tumpukan beton roboh, besi bengkok, dan kabel terbuka. Suara kehidupan yang biasanya terdengar pun sirna, digantikan oleh kesunyian dan kehancuran.
Kisah Pilu Warga dan Korban Jiwa
Salah satu warga, Mohammed, kehilangan anaknya Abbas ketika rumah mereka hancur terkena serangan udara. "Tiga lantai di atas saya runtuh menjadi satu ruangan. Semuanya jatuh menimpa anak saya," kata Mohammed dengan suara berat. Korban jiwa pada hari serangan ini mencapai 361 orang, dengan lebih dari 1.000 lainnya terluka.
Meski Hay el Sellom sempat dianggap relatif tenang dibandingkan area lain di pinggiran Beirut, ternyata pada hari itu ia tidak luput dari serangan mematikan. Banyak warga yang tetap bertahan di sana karena tidak memiliki tempat lain untuk pergi.
Dampak Konflik dan Harapan Warga
Serangan ini merupakan bagian dari konflik yang lebih luas antara Israel dan kelompok militan Hezbollah yang didukung Iran. Meskipun ada jeda gencatan senjata sementara antara AS dan Iran, Lebanon ternyata tidak termasuk dalam negosiasi damai tersebut.
Mohammed dan banyak warga lainnya berharap agar Lebanon bisa dilindungi dan perang bisa segera berakhir. "Saya berharap hanya rumah yang hilang, bukan nyawa anak saya," ujarnya penuh kepedihan. Konflik ini tidak hanya menghancurkan bangunan, tetapi juga mematahkan harapan dan masa depan generasi muda di Lebanon.
Ringkasan
Dalam waktu hanya 10 menit, serangan udara Israel telah mengubah Hay el Sellom dari kawasan hidup menjadi reruntuhan penuh duka. Korban jiwa dan kerusakan yang terjadi menggambarkan betapa berdampaknya konflik di Lebanon terhadap masyarakat sipil. Kisah Mohammed dan warga lain menegaskan bahwa di balik statistik, tersimpan penderitaan nyata yang harus diperhatikan dunia.
FAQ
Apa yang terjadi di Hay el Sellom pada 8 April 2026?
Pada tanggal tersebut, Hay el Sellom mengalami serangan udara Israel selama 10 menit yang menyebabkan kehancuran besar dan sejumlah korban jiwa.
Berapa korban jiwa akibat serangan tersebut?
Menurut pihak berwenang Lebanon, korban tewas mencapai 361 orang dengan lebih dari 1.000 orang luka-luka.
serangan bom Israel menjadi sorotan utama pada pembahasan ini.