Harga Bahan Bakar Jet Meroket, Maskapai Pangkas 13.000 Penerbangan di Mei 2026

Harga Bahan Bakar Jet Meroket, Maskapai Pangkas 13.000 Penerbangan di Mei 2026

Baca juga

Harga Bahan Bakar Jet Meroket, Maskapai Pangkas 13.000 Penerbangan di Mei 2026

diupdate.id - Seiring dengan melambungnya harga bahan bakar jet karena konflik di Timur Tengah, maskapai penerbangan global mulai merespons dengan melakukan pengurangan signifikan jumlah penerbangan pada Mei 2026. Apa dampak langkah ini bagi penumpang dan bagaimana industri penerbangan menghadapi tekanan biaya yang kian tinggi?

Maskapai Potong 13.000 Penerbangan dan Hampir Dua Juta Kursi

Berdasarkan data dari Cirium, perusahaan analisis penerbangan, sekitar 13.000 penerbangan di seluruh dunia dibatalkan selama Mei 2026. Ini berarti hampir dua juta kursi penumpang dicabut dari jadwal penerbangan. Pemangkasan tersebut cukup besar, meskipun masih hanya sekitar 1% dari total penerbangan global bulan itu.

Kota Istanbul dan Munich menjadi pusat pemotongan terbesar, akibat kondisi pasar dan peningkatan biaya operasional. Namun, menurut badan perdagangan maskapai Inggris, sebagian besar maskapai masih beroperasi seperti biasa tanpa gangguan pasokan bahan bakar. Pemerintah Inggris juga telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi agar maskapai tidak kehilangan slot keberangkatan jika terjadi pembatalan penerbangan tersebut.

Mengapa Harga Bahan Bakar Jet Melonjak?

Harga bahan bakar pesawat sudah naik drastis lebih dari dua kali lipat sejak awal konflik Timur Tengah dimulai. Pada Februari 2026, harga per ton bahan bakar jet sekitar 831 dolar AS, sementara April mencapai puncak 1.838 dolar AS. Kenaikan ini dipicu penutupan jalur utama pengiriman minyak dan gas di Selat Hormuz, sehingga pasokan bahan bakar ke pasar global ikut tersendat.

Walaupun belum terjadi kelangkaan langsung di pasar Inggris dan beberapa tempat lain, potensi gangguan distribusi ini diprediksi akan membawa tekanan kelangkaan dalam beberapa minggu ke depan. Hal ini mendorong beberapa maskapai besar seperti Air France, KLM, dan Lufthansa melakukan penyesuaian jadwal musim panas dan kenaikan tarif tiket.

Dampak dan Antisipasi Industri Penerbangan

Pengurangan penerbangan ini merupakan strategi maskapai untuk menekan biaya operasional yang melonjak, sekaligus menyesuaikan permintaan pasar yang mulai berhati-hati akibat tarif yang naik. Meski pemangkasan masih tergolong sedikit, penumpang yang memesan tiket ke destinasi liburan utama di Inggris tetap dapat merasa tenang karena penerbangan ke lokasi populer tidak terdampak signifikan.

Pemerintah Inggris juga mengambil langkah proaktif dengan mengizinkan maskapai membatalkan penerbangan di bandara tersibuk tanpa kehilangan slot, agar fleksibilitas pengelolaan jadwal tetap terjaga selama masa ketidakpastian ini. Transport Secretary Heidi Alexander optimis pengalaman penumpang musim panas ini tidak jauh berbeda dengan tahun lalu, walau situasi pasar bahan bakar masih dinamis.

Ringkasan

Kenaikan harga bahan bakar jet yang akibat konflik Timur Tengah telah memaksa maskapai di seluruh dunia memangkas hampir 13.000 penerbangan dan mengurangi dua juta kursi pada Mei 2026. Meski secara global berpengaruh, dampaknya belum terlalu terasa bagi penerbangan utama di Inggris. Industri penerbangan dan pemerintah pun bersiap menghadapi kemungkinan gangguan pasokan bahan bakar lebih lanjut sambil menjaga layanan sebaik mungkin bagi penumpang.

FAQ

Mengapa harga bahan bakar jet naik drastis?

Kenaikan harga bahan bakar jet disebabkan oleh konflik di Timur Tengah dan penutupan jalur pengiriman utama seperti Selat Hormuz, yang menghambat pasokan minyak dan gas ke pasar global.

Apakah pemangkasan penerbangan ini akan berpengaruh pada liburan?

Pemangkasan penerbangan ini masih sekitar 1% dari total global dan tidak signifikan bagi penerbangan ke destinasi liburan utama di Inggris, sehingga penumpang tetap dapat memesan dengan percaya diri.