Tren Wisata Personal Meningkat, Pariwisata Digital Cetak Peluang Ekonomi Baru

Baca juga

Tren Wisata Personal Meningkat, Pariwisata Digital Cetak Peluang Ekonomi Baru

Tren Wisata Personal Meningkat, Pariwisata Digital Cetak Peluang Ekonomi Baru

diupdate.id - Di era digital seperti sekarang, cara orang melakukan perjalanan wisata semakin berubah. Wisatawan Indonesia kini tak hanya ingin berkunjung ke tempat populer, tapi juga mencari pengalaman yang benar-benar sesuai dengan minat dan gaya hidup mereka. Tren ini memunculkan peluang baru yang menjanjikan di dunia pariwisata digital.

Perubahan Pola Wisata dan Data Penting

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), selama tahun 2025, jumlah perjalanan wisatawan Indonesia ke luar negeri mencapai 9,16 juta perjalanan, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Dari total perjalanan ini, Singapura menjadi destinasi favorit dengan pangsa sebesar 13,4 persen.

Perkembangan ini semakin kuat didukung oleh platform digital, seperti Xiaohongshu. Selama 2025, platform ini mencatat ada 130 juta pengguna aktif bulanan yang sebagian besar mencari informasi wisata secara daring. Hal ini menunjukkan bagaimana pariwisata digital berperan penting dalam memandu pilihan wisatawan.

Kebutuhan Wisata yang Lebih Personal

General Manager Commercial Cross-border & Internet Industry Group Xiaohongshu, Tim Zhang, menyoroti tren wisata dengan konsep "blind box" — di mana wisatawan memilih destinasi kejutan untuk pengalaman yang baru dan personal. Fenomena ini juga populer di Indonesia, terutama di kalangan generasi muda urban yang sangat mengandalkan media sosial dan konten kreator untuk menentukan tujuan liburan, kuliner, dan aktivitas lokal.

Singapura Menjadi Pilihan Strategis

Singapura dianggap unggul dalam menyesuaikan diri dengan tren wisata gaya hidup ini. Regional Head Commercial Cross-border Asia & Middle East Xiaohongshu, KWONG Dodo, menyebutkan keunggulan Singapura seperti kemudahan akses penerbangan, kenyamanan gaya hidup perkotaan, keselamatan, serta inovasi pembayaran digital melalui QRIS lintas negara, semakin menarik bagi wisatawan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Dampak dan Peluang Ekonomi Baru

Selain gaya hidup, tren wisata kesehatan premium, wisata keluarga, dan kuliner semakin berkembang di kalangan wisatawan kelas menengah Indonesia. Kondisi ini membuka peluang ekonomi baru dengan menggabungkan sektor pariwisata internasional dan teknologi digital untuk menciptakan pengalaman yang unik dan personal bagi wisatawan.

Ringkasan

Pergeseran tren wisata dari massal ke personal membawa dampak besar bagi industri pariwisata digital. Data BPS dan aktivitas platform digital menegaskan peningkatan minat wisatawan Indonesia akan destinasi sesuai gaya hidup mereka. Singapura sebagai destinasi favorit siap memanfaatkan peluang ini dengan berbagai fasilitas modern dan inovasi digital. Secara keseluruhan, fenomena ini membuka jalan bagi terciptanya peluang ekonomi baru yang menarik di sektor pariwisata.

FAQ

Apa yang dimaksud dengan tren wisata personal?

Tren wisata personal adalah pola perjalanan wisata di mana wisatawan mencari pengalaman yang sesuai dengan minat, gaya hidup, dan kebutuhan emosional pribadi, bukan hanya destinasi populer.

Mengapa Singapura menjadi destinasi favorit wisatawan Indonesia?

Singapura menawarkan kemudahan akses penerbangan, kenyamanan gaya hidup perkotaan, keamanan, serta inovasi pembayaran digital lintas negara yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan modern.