Makkah Route Diperluas ke 10 Negara, Begini Dampaknya untuk Jamaah Haji

Baca juga

Makkah Route Diperluas ke 10 Negara, Begini Dampaknya untuk Jamaah Haji

Arab Saudi Perluas Makkah Route ke 10 Negara, Jamaah Haji Makin Mudah Lewat Prosedur di Negara Asal

diupdate.id - Bayangkan semua urusan keberangkatan haji sudah hampir selesai sebelum pesawat lepas landas. Itulah inti dari Makkah Route, layanan unggulan Arab Saudi yang kini makin diperluas ke lebih banyak negara. Program ini kembali jadi sorotan karena dinilai memangkas kerumitan administrasi dan membuat perjalanan jamaah lebih tertata sejak awal.

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi melanjutkan implementasi inisiatif tersebut untuk tahun kedelapan berturut-turut. Tahun ini, Makkah Route melayani 17 titik keberangkatan di 10 negara, termasuk untuk pertama kalinya Senegal dan Brunei Darussalam.

Proses Haji Dibuat Lebih Ringkas Sejak dari Bandara Asal

Inisiatif ini dirancang agar jamaah tidak perlu melalui seluruh prosedur setibanya di Arab Saudi. Sejumlah tahapan sudah dilakukan di negara asal, mulai dari penerbitan visa haji secara elektronik, pemeriksaan paspor, hingga verifikasi persyaratan kesehatan di bandara keberangkatan.

Selain itu, bagasi jamaah juga diatur lebih rapi. Koper diberi kode sesuai lokasi akomodasi di Arab Saudi, sehingga ketika tiba di Makkah atau Madinah, jamaah bisa langsung naik bus tanpa harus menunggu pengambilan bagasi. Skema ini dinilai sangat membantu, terutama bagi jamaah lansia atau mereka yang baru pertama kali menunaikan ibadah haji.

Sudah Layani Lebih dari 1,25 Juta Jamaah Sejak 2017

Sejak diluncurkan pada 2017, Makkah Route telah melayani lebih dari 1,25 juta jamaah haji. Angka ini menunjukkan bahwa program tersebut bukan sekadar proyek percobaan, melainkan sistem layanan yang terus diperluas dan diandalkan dalam penyelenggaraan haji.

Program ini juga menjadi bagian dari Visi 2030 Arab Saudi, yakni upaya modernisasi layanan publik, termasuk dalam urusan haji dan umrah. Karena itu, pelaksanaannya melibatkan banyak institusi, mulai dari kementerian luar negeri, kesehatan, haji dan umrah, media, hingga otoritas penerbangan, bea cukai, data, kecerdasan buatan, dan Direktorat Jenderal Paspor.

Dampak bagi Jamaah dan Penyelenggaraan Haji

Perluasan layanan ke 10 negara memberi sinyal bahwa Arab Saudi ingin menghadirkan pengalaman haji yang lebih efisien dan tertib sejak tahap awal perjalanan. Bagi jamaah, manfaat paling terasa adalah berkurangnya antrean dan proses administratif yang biasanya memakan waktu di bandara tujuan.

Di sisi lain, integrasi layanan digital juga menunjukkan arah baru dalam penyelenggaraan haji modern. Dukungan stc group sebagai penyedia utama layanan digital memperkuat kesan bahwa pengelolaan haji kini semakin mengandalkan teknologi untuk mempercepat proses dan mengurangi hambatan di lapangan.

Dengan perluasan ini, Makkah Route kembali menjadi salah satu contoh bagaimana layanan haji bisa dibuat lebih praktis tanpa mengurangi ketertiban prosedur. Bagi calon jamaah, hal tersebut tentu menjadi kabar baik karena perjalanan ibadah bisa dimulai dengan lebih tenang dan nyaman.

FAQ

Apa itu Makkah Route?

Makkah Route adalah inisiatif Arab Saudi yang membantu jamaah menyelesaikan sejumlah prosedur haji sejak dari negara asal, termasuk visa, paspor, dan pemeriksaan kesehatan.

Negara mana saja yang masuk layanan baru ini?

Program ini mencakup 10 negara, termasuk Indonesia, Malaysia, Pakistan, Bangladesh, Turki, Maroko, Pantai Gading, Maladewa, serta untuk pertama kalinya Senegal dan Brunei Darussalam.