Terungkap! Brand Sepatu Surabaya yang Viral Ini Tidak Ikut Program Sekolah Rakyat
Baca juga
- PSI Tolak Berikan Bantuan Hukum untuk Grace Natalie dalam Kasus Video JK, Ini Alasannya
- Insiden Kekerasan Terhadap Wakil Ketua PSI Bro Ron, Respons dan Dampaknya
- Raperda Anti-LGBT di Jabar: Tanggapan DPRD Atas Keresahan Warga
- Nurul Arifin: Perjuangan Perempuan di Politik Masih Panjang dan Dinamis
- KPK Tindak Lanjuti Dugaan Korupsi Proyek Infrastruktur Jalan di Sumut dengan Pemeriksaan Saksi

Terungkap! Brand Sepatu Surabaya yang Viral Ini Tidak Ikut Program Sekolah Rakyat
diupdate.id - Baru-baru ini, nama merek sepatu asal Surabaya, Stradenine, ramai diperbincangkan di media sosial karena dikaitkan dengan proyek pengadaan sepatu untuk program Sekolah Rakyat. Namun, di balik viralnya berita ini ternyata ada fakta yang mengejutkan.
Penjelasan Pemilik Stradenine Soal Keterlibatan dalam Proyek Sekolah Rakyat
Reynaldi Kurniawan Daud, pemilik merek Stradenine, secara tegas menyampaikan bahwa pihaknya sama sekali tidak terlibat dalam proyek pengadaan sepatu Sekolah Rakyat yang sedang dijalankan oleh Kementerian Sosial. Meski pemerintah memastikan proses lelang akan terbuka dan transparan, Reynaldi memilih fokus pada penjualan secara reguler dan distribusi offline ke berbagai daerah di Indonesia. Dia mengaku khawatir jika ikut serta dalam proyek tersebut, bisnisnya justru berisiko terseret dalam polemik yang ada.
"Kita sebagai pengusaha takut keseret kalau ada apa-apa. Saya pribadi tidak mempunyai keinginan untuk terlibat," ujar Reynaldi dalam wawancara dengan CNN Indonesia.
Viral Karena Foto dan Dugaan Kaitan dengan Proyek Senilai Rp27,5 Miliar
Popularitas Stradenine melonjak setelah sebuah foto yang memperlihatkan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, tengah memasangkan sepatu Stradenine kepada beberapa siswa Sekolah Rakyat beredar. Foto tersebut memicu spekulasi warganet bahwa merek ini terlibat dalam proyek pengadaan sepatu dengan anggaran besar, yakni Rp27,5 miliar untuk tahun 2026 dengan harga per pasang yang kontroversial, Rp700 ribu.
Meski demikian, Reynaldi membantah telah adanya transaksi pembelian langsung dengan pemerintah untuk proyek tersebut. Dia bahkan mengaku kaget atas pemakaian foto tersebut yang dianggap mengaitkan brand-nya dengan program yang sebenarnya belum pasti.
Dampak Bagi Brand dan Analisa Ringan
Situasi ini membuat Reynaldi kecewa karena opini publik yang terbentuk cenderung mengaitkan Stradenine dengan afiliasi politik dan proyek pengadaan pemerintah yang sensitif. Hal tersebut dapat berimbas negatif pada citra dan bisnis Stradenine ke depannya, terutama karena brand ini menyasar pasar offline dan distribusi tradisional yang mencakup seluruh Indonesia, termasuk luar Pulau Jawa.
Analisa ringan menunjukkan pentingnya komunikasi dan penjelasan terbuka dari pihak-pihak terkait untuk mencegah mispersepsi yang bisa merugikan pelaku usaha lokal. Keterlibatan dalam proyek pemerintah seringkali membawa risiko opini publik dan kerumitan administratif yang tinggi, sehingga keputusan Stradenine untuk tidak ikut lelang bisa dimaknai sebagai langkah bijaksana dalam menjaga stabilitas bisnis mereka.
Ringkasan
Stradenine sebagai brand sepatu lokal dari Surabaya menegaskan tidak terlibat dalam proyek pengadaan sepatu Sekolah Rakyat yang menjadi sorotan saat ini. Viralitas yang terjadi lebih karena interpretasi dan foto yang beredar, bukan karena keterlibatan langsung. Keputusan Stradenine yang memilih berfokus pada jalur distribusi offline dan menghindari proyek pemerintah ini menunjukkan sebuah sikap bisnis yang hati-hati dalam menjaga reputasi dan masa depan perusahaan.
Dengan penjelasan yang sudah disampaikan, publik diharapkan bisa lebih bijak menanggapi informasi viral dan tidak mengaitkan sepatu Stradenine secara langsung dengan program Sekolah Rakyat yang anggarannya mencapai Rp27,5 miliar.
FAQ
Apakah Stradenine terlibat dalam proyek pengadaan sepatu Sekolah Rakyat?
Stradenine menegaskan bahwa mereka tidak terlibat dalam proyek pengadaan sepatu tersebut dan memilih fokus pada penjualan reguler offline.
Mengapa nama Stradenine bisa viral terkait Sekolah Rakyat?
Viralitas terjadi karena foto yang menunjukkan sepatu Stradenine digunakan pada acara Sekolah Rakyat, sehingga menimbulkan spekulasi keterlibatan dalam proyek pengadaan.
brand sepatu Surabaya menjadi sorotan utama pada pembahasan ini.