ESDM Tegaskan Pemadaman Listrik Jabodetabek Bukan Karena Batu Bara Menipis
Baca juga
- Mulai Juni 2026, Harga Pertamax Resmi Melonjak!
- Harga Energi Inggris Meroket 13% Karena Perang Iran, Simak Penjelasannya
- Ali Masykur Musa Dorong Pengembangan Infrastruktur SPKLU di Lampung Jadi Lebih Andal dan Merata
- PGN Bersinergi Garap Studi CCS dan Transportasi CO₂ untuk Dukung Amonia Rendah Karbon
- Bea Cukai Khusus Papua Perkuat Dukungan untuk Ketahanan Energi Nasional lewat PSN

ESDM Tegaskan Pemadaman Listrik Jabodetabek Bukan Karena Batu Bara Menipis
diupdate.id - Warga di kawasan Jakarta dan sekitarnya sempat dibuat resah dengan pemadaman listrik bergilir yang terjadi belakangan ini. Spekulasi beredar bahwa penyebabnya adalah stok batu bara yang menipis di pembangkit listrik. Namun, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) langsung angkat bicara dan membantah isu tersebut secara tegas.
Pemadaman Listrik Disebabkan Gangguan Teknis, Bukan Batu Bara Menipis
Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, memaparkan bahwa penyebab utama pemadaman listrik bergilir di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) adalah gangguan teknis pada sistem kelistrikan. “Tidak ada isu stok batu bara yang menipis,” tegasnya saat ditemui di kantor ESDM, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Selain itu, ia menjelaskan bahwa pemerintah dan Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah melakukan koordinasi intensif untuk mencegah terulangnya gangguan serupa. Isu pemadaman listrik sebagai akibat persediaan batu bara yang menipis dianggap tidak berdasar dan telah dipastikan tidak benar.
Stok Batu Bara dan RKAB Tetap Stabil, dengan Relaksasi Bertahap
Anggia menegaskan bahwa dalam proses Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) batu bara yang tengah berlangsung, stok batu bara tetap aman dan tidak menjadi masalah. Bahkan, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia telah menyampaikan kebijakan relaksasi secara bertahap dalam pengelolaan RKAB ini, yang semakin memperkuat ketersediaan bahan bakar bagi pembangkit listrik.
Dampak dan Analisa: Klarifikasi Penting Bagi Kepercayaan Publik
Klarifikasi dari ESDM ini penting untuk meredakan kekhawatiran masyarakat dan investor mengenai ketahanan energi nasional, khususnya pasokan listrik di kawasan yang padat penduduk seperti Jabodetabek. Gangguan teknis yang menjadi penyebab pemadaman harus segera diatasi agar distribusi listrik bisa berjalan lancar tanpa gangguan berulang. Selain itu, kepastian stok batu bara aman juga menandakan bahwa pemerintah masih menjaga stabilitas energi meski ada tantangan global dan domestik.
Ringkasan
Meski sempat beredar rumor pemadaman listrik bergilir di Jabodetabek karena stok batu bara menipis, Kementerian ESDM membantah keras hal tersebut dan memastikan gangguan teknis menjadi penyebab utama. Pemerintah bersama PLN terus berupaya mengantisipasi agar pasokan listrik tetap stabil, dengan dukungan stok batu bara yang aman dan pengelolaan RKAB yang adaptif.
FAQ
Apakah pemadaman listrik di Jabodetabek disebabkan stok batu bara menipis?
Tidak, Kementerian ESDM memastikan pemadaman listrik bergilir tersebut disebabkan oleh gangguan teknis, bukan stok batu bara yang menipis.
Apa upaya pemerintah untuk mengatasi pemadaman listrik bergilir?
Pemerintah dan PLN telah melakukan komunikasi dan koordinasi untuk mengantisipasi dan mencegah agar gangguan teknis tidak berulang.