Terungkap! Anak-anak Daycare Little Aresha Diperlakukan Tidak Manusiawi
Baca juga
- Terungkap! 53 Anak Jadi Korban Kekerasan Tragis di Daycare Yogyakarta
- Kapten Kapal Makassar Disandera Bajak Laut di Somalia, Ini Kisah Lengkapnya
- Impian Naik Haji Terwujud Setelah 15 Tahun Menabung: Cerita Tukang Ikan Keliling dari Gowa
- Terungkap! Kisah Pilu Anak di Daycare Little Aresha yang Bikin Hati Orang Tua Remuk
- Ketekunan Nenek Penjual Cilok di Pasuruan: Berjuang 65 Tahun Menabung demi Impian Naik Haji

Kejam! Anak-anak Daycare Little Aresha di Yogyakarta Tangan dan Kakinya Diikat, Polisi Turun Tangan
diupdate.id - Bayangkan sebuah tempat yang seharusnya menjadi surga bagi anak-anak justru menjadi sumber penderitaan. Itulah kenyataan tragis yang terungkap di Little Aresha, sebuah daycare di Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta, yang baru-baru ini digerebek polisi karena perlakuan kejam terhadap anak-anak balita di sana.
Penggerebekan yang Membongkar Kekerasan
Pada 24 April 2026, Polresta Yogyakarta melakukan penggerebekan di Little Aresha. Kasat Reskrim, Kompol Riski Adrian, mengungkap fakta memilukan bahwa tangan dan kaki puluhan anak balita diikat oleh pengasuhnya, tindakan yang jelas tidak manusiawi. "Kami melihat langsung perlakuan tidak manusiawi itu, dari anak yang tangannya diikat hingga yang kakinya juga dikekang," ujar Adrian.
Polisi mendapatkan data awal sebanyak 53 anak mengalami tindakan kekerasan tersebut. Pemimpin yayasan, pengasuh daycare, hingga petugas keamanan ikut diamankan dan tengah diperiksa secara intensif oleh unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Yogyakarta.
Lebih dari Sekadar Kekerasan Fisik
Kasus ini menunjukkan betapa rawannya perlindungan anak di fasilitas penitipan yang belum terkontrol ketat. Anak-anak yang seharusnya mendapat kasih sayang dan pengawasan penuh justru menjadi korban kekerasan fisik yang dapat meninggalkan trauma mendalam. Selain dampak fisik, perlakuan seperti ini dapat memengaruhi perkembangan psikologis dan emosional mereka secara jangka panjang.
Dampak dan Langkah Selanjutnya
Pihak kepolisian terus mendalami kasus ini agar pelaku mendapat sanksi tegas sesuai hukum. Masyarakat pun diingatkan untuk lebih waspada memilih tempat penitipan anak dan terus mengawasi tumbuh kembang sang buah hati. Kasus ini juga menjadi panggilan bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan regulasi dan pengawasan daycare guna mencegah hal serupa terulang.
Ringkasan
Penggerebekan di daycare Little Aresha membuka tabir buruk penganiayaan anak yang seharusnya dilindungi. Tangan dan kaki anak diikat bukan hanya kekerasan fisik tapi juga pelanggaran hak asasi anak yang harus dihentikan. Semoga kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak agar memberikan lingkungan terbaik dan aman bagi anak-anak kita.
FAQ
Apa yang ditemukan polisi saat menggerebek daycare Little Aresha?
Polisi menemukan puluhan anak balita yang tangannya dan kakinya diikat, menunjukkan perlakuan tidak manusiawi.
Berapa anak yang diperkirakan menjadi korban kekerasan di daycare ini?
Sekitar 53 anak balita diperkirakan menjadi korban penganiayaan di daycare Little Aresha.
anak daycare diikat menjadi sorotan utama pada pembahasan ini.