Mendes Yandri Tegas! Mitra Dapur MBG Bisa Disuspend hingga Diputus Kontrak Jika Main-Main

Baca juga

Mendes Yandri Tegas! Mitra Dapur MBG Bisa Disuspend hingga Diputus Kontrak Jika Main-Main

Mendes Yandri Tegas! Mitra Dapur MBG Bisa Disuspend hingga Diputus Kontrak Jika Main-Main

Program Makan Bergizi Gratis atau mitra dapur MBG kembali menjadi sorotan setelah pemerintah memberi peringatan keras kepada para pengelolanya. Pesannya jelas: program ini bukan ruang untuk coba-coba, apalagi mencari untung dengan cara yang melanggar aturan. Jika kualitas makanan diabaikan, anggaran dimark-up, atau SOP tidak dijalankan, sanksi bisa langsung dijatuhkan.

Peringatan itu disampaikan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto saat meninjau salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (3/4/2026). Pemerintah menegaskan bahwa program prioritas nasional ini harus dijaga ketat karena menyangkut kebutuhan kelompok rentan, mulai dari anak-anak hingga ibu hamil dan lansia.

Pemerintah tak ingin program strategis nasional disalahgunakan

Yandri menegaskan, mitra dapur MBG tidak boleh memperlakukan program ini seperti proyek biasa, apalagi sekadar bahan konten media sosial. Menurutnya, MBG adalah amanat negara yang harus dijalankan dengan disiplin dan tanggung jawab penuh.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah pusat akan memperketat pelaksanaan program di seluruh SPPG di berbagai daerah. Bentuk pengawasannya tidak hanya pada hasil makanan yang disajikan, tetapi juga pada proses, standar operasional, dan kepatuhan terhadap aturan yang sudah ditetapkan.

Dalam penjelasannya, Yandri juga menyebut pemerintah bisa memberikan sanksi tegas, mulai dari penghentian sementara operasional atau suspend, hingga pemutusan kontrak. Langkah ini ditempuh bila ada mitra yang melanggar kualitas, melakukan mark-up anggaran, atau tidak mengikuti SOP.

Lebih dari dua ribu dapur SPPG sudah kena suspend

Yandri mengatakan, saat ini masih ada ratusan SPPG yang berstatus penghentian sementara karena belum memenuhi syarat teknis dan operasional. Bahkan, ia menyebut jumlah dapur SPPG yang sudah diblokir atau suspend telah melampaui dua ribu unit. Meski begitu, rincian angka per daerah belum dikonfirmasi.

Data itu menunjukkan bahwa pemerintah tidak sedang memberi toleransi longgar terhadap pelaksanaan program. Bagi pengelola, kondisi ini menjadi sinyal bahwa kepatuhan administratif dan teknis bukan formalitas, melainkan syarat mutlak agar operasional bisa berjalan.

Jika dilihat lebih jauh, pengetatan ini penting untuk menjaga kepercayaan publik. Program makan bergizi tidak hanya bicara soal distribusi makanan, tetapi juga soal keselamatan penerima manfaat. Kegagalan menjaga standar bisa berdampak langsung pada kesehatan anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan lansia.

Selain dapur MBG, pemerintah dorong ekonomi desa lewat KDMP

Dalam kunjungan yang sama, Mendes Yandri juga meninjau Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang masih dalam tahap penyelesaian pembangunan. Kehadiran KDMP disebut sebagai bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat ekonomi berbasis desa dan membuka akses produk lokal ke pasar yang lebih luas.

Yandri menekankan bahwa pembangunan ekonomi nasional harus berangkat dari desa. Karena itu, KDMP diposisikan sebagai instrumen penting untuk melindungi pelaku usaha kecil dari praktik perdagangan yang tidak adil sekaligus memperkuat posisi tawar produk lokal.

Selain urusan pangan dan ekonomi, Yandri juga meluncurkan kick-off Liga Desa di Lapangan Desa Sirambang, Kecamatan Pariaman Utara, Kabupaten Padang Pariaman. Ia berharap ajang tersebut bisa melahirkan banyak talenta sepak bola dari desa-desa, khususnya di wilayah Padang Pariaman.

Dampak kebijakan ini bagi pelaksana program

Pernyataan tegas pemerintah memberi pesan bahwa Program Makan Bergizi Gratis harus dijalankan dengan standar tinggi sejak awal. Bagi mitra dapur, ini berarti tidak ada ruang untuk mengabaikan kualitas bahan pangan, kebersihan, maupun transparansi anggaran. Sementara bagi masyarakat, pengawasan ketat bisa menjadi jaminan bahwa manfaat program benar-benar sampai tanpa mengorbankan keamanan.

Ke depan, keberhasilan program ini akan sangat bergantung pada konsistensi pengawasan dan kesiapan para mitra menjalankan aturan. Jika disiplin dijaga, MBG berpeluang menjadi program besar yang bukan hanya luas jangkauannya, tetapi juga benar-benar berdampak pada peningkatan gizi masyarakat.

Dengan peringatan keras tersebut, pemerintah menunjukkan bahwa mitra dapur MBG harus bekerja serius. Tidak cukup hanya cepat, tetapi juga harus aman, patuh aturan, dan transparan. Itulah kunci agar program prioritas nasional ini tidak kehilangan tujuan utamanya.

FAQ

Apa yang diingatkan Mendes Yandri soal mitra dapur MBG?

Yandri mengingatkan agar mitra dapur MBG tidak main-main dengan kualitas makanan, anggaran, dan SOP karena bisa terkena sanksi tegas.

Sanksi apa yang bisa diberikan pemerintah?

Pemerintah dapat memberikan penghentian sementara operasional atau bahkan memutus kontrak mitra yang melanggar aturan.

Mengapa program MBG diawasi ketat?

Karena program ini menyangkut keselamatan dan kebutuhan gizi anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, serta lansia.