Mengantuk di Jalan Perak, Toyota Avanza Tabrak Truk Tangki dan Terbalik di Surabaya
Baca juga
- Amsal Sitepu Bebas dari Tuduhan, Gekrafs Tegaskan Keadilan dan Perlindungan Karya Kreatif Indonesia
- Terungkap! 80 Lebih Saksi Diperiksa dalam Kasus Besar Dugaan TPPU PT Dana Syariah Indonesia
- Kemenag Siapkan Dua Penghulu Utama di Setiap Provinsi untuk Atasi Kesenjangan Tenaga
- IRGC Hujani Israel dengan Rudal Saat Perayaan Passover, Begini Reaksi Israel
- Mengapa Indonesia Belum Menandatangani Pembelian Jet Tempur Boramae Meski Berita Ramai?

Insiden mobil Toyota Avanza bernopol AG 1909 YT terbalik di Jalan Perak Barat, Surabaya, menyita perhatian masyarakat Kamis dini hari, 2 April 2026. Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 02.44 WIB itu diduga disebabkan oleh pengemudi yang mengantuk sehingga kehilangan kendali dan menabrak truk tangki Pertamina.
Kronologi Kecelakaan dan Dugaan Sopir Mengantuk
Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Surabaya, M Rokhim, menjelaskan bahwa kecelakaan ini bermula saat pengemudi, DE warga Trenggalek, melaju ke arah Pelabuhan Tanjung Perak. Diduga rasa kantuk yang mendera di tengah perjalanan membuat pengemudi kehilangan fokus. Akibatnya, mobil menabrak PJU kemudian truk tangki sebelum akhirnya mobil terguling dan terbalik.
"Pengemudi diduga mengantuk di Jalan Perak Timur, kemudian menabrak truk tangki Pertamina dan mobil terbalik setelah mengerem mendadak," ujar Rokhim. Hingga saat ini kondisi sopir belum dikonfirmasi secara resmi.
Proses Evakuasi Diperlukan 1,5 Jam
Pengingat Penting untuk Pengendara
Kecelakaan ini kembali mengingatkan pentingnya kesiapan fisik dan mental bagi pengemudi ketika hendak berkendara, terutama di jam-jam dini hari yang rawan kantuk. Rasa kantuk di balik kemudi bisa berakibat fatal, tidak hanya menimbulkan kerugian materi tetapi juga mengancam keselamatan jiwa pengemudi dan pengguna jalan lain.
Dalam kondisi perjalanan jauh dan waktu mengemudi malam hari, penting bagi pengemudi untuk mengambil istirahat cukup dan jika perlu bergantian mengemudi atau beristirahat sejenak di tempat aman sebelum melanjutkan perjalanan. Hal ini membantu mencegah kecelakaan seperti yang terjadi di Jalan Perak Barat tadi.
Melalui kasus ini, kita juga bisa memahami pentingnya kesadaran akan bahaya mengantuk saat mengemudi dan perlunya penerapan safety driving secara konsisten agar keselamatan bersama dapat terjaga di jalan raya.
FAQ
- Apakah penyebab utama kecelakaan Toyota Avanza tersebut?
- Penyebab utama diduga karena sopir mengantuk sehingga kehilangan konsentrasi dan menabrak truk tangki.
- Berapa lama proses evakuasi mobil terbalik berlangsung?
- Proses evakuasi kendaraan berlangsung sekitar 1,5 jam dengan bantuan tim rescue Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya.
- Apa yang harus dilakukan pengendara agar terhindar dari kecelakaan akibat mengantuk?
- Pengendara disarankan cukup istirahat sebelum berkendara, tidak memaksakan diri jika merasa ngantuk, dan mengambil waktu rehat jika diperlukan selama perjalanan.
FAQ
Apa penyebab utama kecelakaan Toyota Avanza di Surabaya?
Penyebab utama kecelakaan diduga karena sopir mengantuk sehingga kehilangan kendali dan menabrak truk tangki.
Berapa lama proses evakuasi kendaraan berlangsung?
Proses evakuasi berlangsung sekitar 1,5 jam dengan dukungan tim rescue dari Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya.
Bagaimana cara menghindari kecelakaan akibat mengantuk saat mengemudi?
Pengemudi disarankan untuk cukup beristirahat sebelum berkendara, mengambil waktu istirahat saat merasa mengantuk, dan tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan.