Menghidupkan Kembali Tradisi Kesatria di SMA Taruna Nusantara Cimahi Lewat Berkuda
Baca juga
- Asesmen Akreditasi dan Kisah Inspiratif Najwa: Ketangguhan Menghadapi Ketidakpastian
- Aten Munajat Tekankan Transparansi Akses Beasiswa di Jawa Barat
- Universitas Nusa Mandiri Manfaatkan Google AI untuk Dorong Inovasi Riset dan Pembelajaran
- Menkum Supratman Tekankan Riset Perguruan Tinggi Harus Berkontribusi pada Ekonomi Nasional
- P2G Desak Perppu, Pemda Nekat Rekrut Guru Non-ASN, Apa Dampaknya bagi Honorer?

Menghidupkan Kembali Tradisi Kesatria di SMA Taruna Nusantara Cimahi Lewat Berkuda
diupdate.id - Pernahkah Anda membayangkan bagaimana aura seorang pemimpin muda dibentuk lewat tradisi kesatria? Di SMA Taruna Nusantara Cimahi, tradisi itu mulai hidup kembali melalui sebuah aktivitas yang unik dan jarang ditemui: berkuda. Aktivitas ini bukan hanya soal olahraga, melainkan sebuah langkah strategis menggali nilai kepemimpinan dari atas pelana kuda.
Langkah Awal Tradisi Baru di Lapangan Kavaleri
Suara derap kuda memecah keheningan pagi di Lapangan Kavaleri Horse Riding Pussenkav, Parongpong, Cimahi. Di sana, sekitar 20 hingga 25 siswa SMA Taruna Nusantara tengah berlatih menunggang kuda untuk pertama kalinya. Dengan sorotan pelatih yang intens, mereka belajar menjaga keseimbangan dan mengendalikan kuda dengan penuh konsentrasi.
Namun program ini bukan sekadar latihan berkuda biasa. Sekolah memperkenalkan ekstrakurikuler berkuda yang unik, termasuk panahan berkuda atau horseback archery dan defile berkuda. Ini merupakan sejarah karena baru kali ini SMA Taruna Nusantara membuka ekstrakurikuler berkuda sejak didirikan.
Nilai Kepemimpinan dan Karakter dari Atas Pelana
Bagi SMA ini yang dikenal ketat dalam disiplin dan membentuk mental pemimpin, olahraga berkuda mengajarkan lebih dari teknik menunggang. Junio Salahuddin Siradj, Koordinator Tim dan Ketua Ekskul Berkuda, menegaskan bahwa berkuda merupakan "olahraga kesatria" yang mengandung nilai keberanian, ketenangan, disiplin, fokus, dan kemampuan mengendalikan diri sekaligus memimpin.
Saat menunggang, siswa harus berkomunikasi dengan kuda, menaklukkan rasa takut, dan mengatur emosi. Kuda sangat sensitif terhadap ketegangan, sehingga latihan ini secara tak langsung membentuk mental yang mampu mengontrol stres dan membuat keputusan dengan tenang.
Dampak Positif bagi Pendidikan Karakter
Kepala SMA Taruna Nusantara Cimahi Mayjen TNI Ardiansyah menyambut baik inisiatif ini karena sesuai dengan misi sekolah dalam membentuk generasi yang tangguh, karakter kuat, dan berjiwa kepemimpinan. Melalui ekstrakurikuler ini, siswa tak hanya belajar teknik berkuda, tetapi juga nilai sejarah dan filosofi kesatria yang melekat pada olahraga tersebut.
Program ini diharapkan menjadi contoh inovasi positif dalam pendidikan karakter yang dapat menginspirasi sekolah lain untuk mengintegrasikan aktivitas tradisional dan olahraga sebagai media pembelajaran kepemimpinan yang efektif.
Ringkasan
SMA Taruna Nusantara Cimahi memulai tradisi baru dengan memperkenalkan ekstrakurikuler berkuda yang tidak hanya mengasah keterampilan fisik, tetapi juga mendidik mental dan karakter kepemimpinan siswa. Melalui latihan berkuda, panahan berkuda, dan defile, siswa belajar nilai-nilai kesatria seperti keberanian, disiplin, dan pengendalian diri yang sangat penting untuk generasi pemimpin masa depan.
FAQ
Apa tujuan utama ekstrakurikuler berkuda di SMA Taruna Nusantara Cimahi?
Tujuan utamanya adalah membangun karakter kepemimpinan siswa melalui nilai-nilai seperti keberanian, disiplin, pengendalian diri, dan kemampuan mengambil keputusan yang dipelajari lewat olahraga berkuda.
Apa saja jenis latihan yang termasuk dalam ekstrakurikuler berkuda ini?
Latihan yang dilakukan meliputi berkuda biasa, panahan berkuda (horseback archery), dan defile berkuda, yang semuanya mengandung nilai-nilai tradisi kesatria.