Polisi Telusuri CCTV Hotel untuk Ungkap Kecurangan UTBK di Undip Semarang
Baca juga
- Begini Modus Baru Maling Motor di Serang Pakai Senjata Api Sewaan
- PN Jakarta Pusat Tolak Laporan Tim Nadiem soal Majelis Hakim Kasus Chromebook, Apa Alasannya?
- Tragis! PRT Berusia 15 Tahun Lompat dari Lantai 4 Indekos di Jakpus, Satu Tewas
- Kejagung Tanggapi Pengakuan Terdakwa Korupsi Chromebook soal Intimidasi Penyidik
- KPK Cegah Dua Tersangka Baru Kasus Korupsi Kuota Haji Berpergian ke Luar Negeri

Polisi Telusuri CCTV Hotel untuk Ungkap Kecurangan UTBK di Undip Semarang
diupdate.id - Skandal kecurangan ujian masuk perguruan tinggi kembali mengejutkan publik, kali ini terjadi di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Seorang peserta UTBK SNBT 2026 ketahuan menggunakan alat bantu elektronik yang disiapkan sebelum ujian, memicu penyelidikan intensif dari pihak kepolisian.
Kronologi dan Penyidikan Awal
Polisi pun bergerak cepat dengan meminta rekaman CCTV dari hotel tempat M bertemu dengan pemberi alat. Pemeriksaan ini menjadi titik kunci untuk menelusuri asal-usul dan jaringan di balik kecurangan tersebut. Menurut Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Artanto, pelaporan dari kampus menjadi dasar penyelidikan dan akan terus didalami agar kasus ini terungkap secara tuntas.
Penjelasan dan Tindakan Kepolisian
Kepala Polsek Tembalang, Kompol Kristiyastuti Handayani, menjelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan sementara, M belum sempat mengikuti ujian karena ditindak tegas setelah ditemukan membawa alat tersebut. Diduga M mengetahui keberadaan alat itu dari sumber tidak resmi seperti teman atau media sosial, namun belum ada transaksi uang yang terkonfirmasi saat pertemuan di hotel.
Pelaku sendiri telah menjalani pembinaan dan diminta membuat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan curang. Ia juga dikembalikan kepada orang tuanya sebagai bentuk pembinaan dan pencegahan di masa mendatang.
Dampak Kasus Kecurangan UTBK dan Pentingnya Pengawasan
Kasus kecurangan UTBK ini mengingatkan kembali akan pentingnya pengawasan ketat dan integritas dalam proses seleksi masuk perguruan tinggi. Alat bantu elektronik dan praktik seperti ini berpotensi merusak sistem yang seharusnya jujur dan adil untuk semua peserta.
Pihak kampus dan kepolisian perlu bekerja sama dalam memperketat pengawasan, seperti pemasangan CCTV di lokasi ujian dan hotel yang berkaitan dengan peserta. Selain itu, edukasi mengenai konsekuensi tindakan curang menjadi langkah penting supaya para calon mahasiswa memahami nilai kejujuran.
Ringkasan
Singkatnya, penyelidikan kecurangan UTBK di Universitas Diponegoro terus berlanjut dengan pemeriksaan rekaman CCTV hotel sebagai alat bukti utama. Seorang peserta terjaring membawa alat bantu elektronik sebelum ujian, yang berawal dari pertemuan di hotel Semarang. Meski belum terjadi transaksi, kasus ini menegaskan perlunya pengawasan ketat dan tindakan tegas untuk menjaga integritas ujian masuk perguruan tinggi.
FAQ
Apa yang sedang diselidiki polisi terkait UTBK di Undip?
Polisi sedang menyelidiki rekaman CCTV hotel tempat peserta UTBK bertemu dengan orang yang memberikan alat bantu elektronik curang.
Apa tindakan yang diambil terhadap peserta yang kedapatan kecurangan?
Peserta tersebut dibina oleh kepolisian dan diminta tidak mengulangi perbuatan curang, kemudian dikembalikan kepada orang tuanya.