PSIM Yogyakarta Kembali Terjatuh: Gol Cepat Jadi Momok Berat di Laga Terakhir
Baca juga
- Empat Laga Penentu Borneo FC Raih Gelar Juara Liga 2026
- Jadwal Lengkap dan Pemain Utama Timnas U-17 Indonesia di Piala Asia 2026
- Persib Bandung Dapat Suntikan Semangat Usai Kalahkan PSIM 1-0 Jelang Derby dengan Persija
- Persib vs PSIM di GBLA: 1.240 Personel Siap Amankan Pertandingan, Penyekatan Ketat Diterapkan
- PSS Sleman Rebut Tiket Liga 1 dengan Kemenangan Gemilang atas PSIS Semarang

PSIM Yogyakarta Kembali Terjatuh: Gol Cepat Jadi Momok Berat di Laga Terakhir
diupdate.id - Bagaimana rasanya memulai pertandingan dengan tertinggal sejak menit awal? Itulah yang dialami PSIM Yogyakarta dalam dua laga terakhir mereka di Super League 2026, yang membuat perjuangan mereka makin berat untuk meraih hasil positif di musim ini.
Kekalahan Berturut-turut karena Gol Cepat
Sebelumnya, saat menghadapi Persita Tangerang, PSIM juga kebobolan lebih dulu di menit ke-6 lewat sontekan Aleksa Andrejic. Dua pertandingan beruntun dengan kondisi tertinggal cepat ini tentu memberikan tekanan ekstra bagi Laskar Mataram untuk membalikkan keadaan.
Kesulitan Menembus Pertahanan Ketat
Pelatih Jean-Paul Van Gastel mengakui bahwa gol cepat lawan menjadi pukulan berat. "Kami mengawali pertandingan dengan kondisi yang sulit karena kebobolan dari skema bola mati sangat awal," tuturnya setelah laga kontra Persib Bandung.
Mengejar skor sejak menit awal memaksa PSIM bekerja lebih keras. Namun, ketatnya pertahanan tim lawan membuat usaha mereka kerap kandas, sehingga peluang untuk menyamakan kedudukan menjadi terbatas.
Dampak Tren Negatif Kesalahan Awal Bagi PSIM
Kesalahan yang sama di awal pertandingan dalam dua laga beruntun ini menunjukkan ada masalah dalam konsentrasi atau persiapan PSIM saat menit-menit awal. Hal ini bisa berpengaruh pada moral pemain dan strategi jangka panjang tim.
Van Gastel sendiri mengapresiasi semangat juang anak asuhnya sepanjang pertandingan meskipun hasil akhirnya belum memuaskan. Namun, jika masalah gol cepat ini tidak segera diatasi, PSIM akan kesulitan untuk bangkit di klasemen yang semakin ketat.
Ringkasan
Dua gol cepat yang kebobolan dalam menit-menit awal menjadi faktor utama PSIM Yogyakarta gagal menghindari kekalahan beruntun di Super League 2026. Pelatih Jean-Paul Van Gastel mengungkapkan betapa beratnya memulai pertandingan dalam kondisi tertinggal dan pentingnya memperbaiki skema pertahanan di awal laga agar tidak terus terjebak dalam tren negatif ini.
FAQ
Mengapa PSIM sering kali kebobolan gol cepat?
Gol cepat disebabkan oleh kurang fokusnya pertahanan PSIM di menit awal dan beberapa skema bola mati yang belum berhasil diantisipasi dengan baik oleh tim.
Apa langkah pelatih Jean-Paul Van Gastel menghadapi masalah gol cepat?
Van Gastel terus mengapresiasi kerja keras tim meski hasil belum optimal dan kemungkinan akan fokus memperbaiki konsentrasi serta strategi pertahanan sejak awal pertandingan.