Umuh Muchtar Imbau Bobotoh Rayakan Kemenangan Persib Tanpa Flare di Stadion GBLA
Baca juga
- Pep Guardiola Abadi di Etihad: Tribun Utara Resmi Diberi Nama Sang Pelatih
- Persib Bandung Rencana Konvoi Juara, Pelatih Bojan Hodak Angkat Bicara
- Persebaya Siap Tancap Gas di Laga Terakhir untuk Modal Kuat Musim Depan
- Manuel Neuer Kembali Perkuat Timnas Jerman, Gnabry Dicoret Jelang Piala Dunia 2026
- Unai Emery Kukuhkan Gelar 'Raja' Liga Europa Setelah Bawa Aston Villa Juara

Umuh Muchtar Imbau Bobotoh Rayakan Kemenangan Persib Tanpa Flare di Stadion GBLA
diupdate.id - Merayakan kemenangan tim kesayangan tentu momen yang dinanti oleh Bobotoh, pendukung setia Persib Bandung. Namun, ada pesan penting disampaikan Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Haji Umuh Muchtar, agar perayaan itu tetap berlangsung damai dan aman di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Larangan Menyalakan Flare demi Menghindari Denda Besar
Dalam pertandingan Persib melawan Persijap yang berlangsung Sabtu, 23 Mei 2026, Haji Umuh menegaskan agar suporter tidak menyalakan flare, alat pyroteknik yang kerap digunakan untuk memeriahkan suasana. "Insya Allah besok mudah-mudahan tertib dan semua Bobotoh mengerti dan sayang kepada Persib. Jangan sampai ada oknum yang membuat kericuhan," ujarnya usai menghadiri HUT Kodam III/Siliwangi ke-80 di Kota Bandung, Jumat malam.
Alasan kuat di balik larangan ini adalah besarnya denda yang diberikan oleh Komisi Disiplin PSSI kepada Persib akibat aksi flare di stadion. Dalam beberapa pertandingan sebelumnya, nominal denda itu bahkan mencapai Rp 3,5 miliar—jumlah yang sangat besar bagi klub dan tentu memberatkan secara finansial.
Pesan Bijak dari Seorang Legenda Bobotoh
Haji Umuh yang merupakan bagian dari komunitas Bobotoh selama bertahun-tahun menekankan pentingnya kedewasaan dalam mendukung Persib. Ia mengenang perjalanan panjang 16 tahun tanpa adanya manajer di suporter, menandakan bahwa dukungan bisa tenang dan tertib tanpa kericuhan. "Saya berangkat dari Bobotoh, alhamdulillah 16 tahun tidak ada masalah," katanya optimistis.
Harapan Menjadi Juara Liga dan Pentingnya Kontrol Emosi
Selain imbauan mengenai flare, Haji Umuh juga menyampaikan optimismenya pada potensi Persib untuk meraih kemenangan melawan Persijap dan membawa pulang gelar juara liga Indonesia untuk ketiga kalinya, atau hattrick. Namun, ia mengingatkan Bobotoh untuk tidak terlalu bereuforia sebelum waktu yang tepat. "Jangan dulu bilang juara, tapi harus menang dulu. Insya Allah ada bonus buat mereka," tuturnya memberikan semangat sekaligus menahan euforia berlebihan.
Analisa: Pentingnya Keselamatan dan Citra Klub
Larangan menyalakan flare tak hanya soal menghindari denda besar, tetapi juga menjaga keselamatan para penonton stadion. Flare berisiko menimbulkan kebakaran atau menyebabkan sesak napas bagi yang berada di dekatnya. Dengan menjaga ketertiban, Bobotoh membantu menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan mendukung pencapaian prestasi Persib tanpa hambatan eksternal.
Ringkasan
Pesan Haji Umuh Muchtar kepada Bobotoh bukan sekadar soal aturan pertandingan, tetapi juga tanggung jawab sebagai pendukung yang dewasa dan mencintai Persib. Merayakan kemenangan dengan penuh sukacita tanpa flare akan memberikan dampak positif bagi citra klub dan keamanan semua pihak. Mari dukung Persib dengan semangat, tertib, dan penuh hormat demi keberhasilan bersama di lapangan hijau.
FAQ
Mengapa Bobotoh diminta tidak menyalakan flare?
Karena penggunaan flare menyebabkan denda besar dari PSSI dan berpotensi membahayakan keselamatan di stadion.
Berapa besar denda yang pernah diterima Persib akibat flare?
Persib pernah menerima denda hingga Rp 3,5 miliar akibat penggunaan flare oleh suporter.