Viral Iklan Film Horor Bikin Resah, Pemprov DKI Langsung Tertibkan 3 Titik di Jakarta

Baca juga

Viral Iklan Film Horor Bikin Resah, Pemprov DKI Langsung Tertibkan 3 Titik di Jakarta

Viral Iklan Film Horor Bikin Resah, Pemprov DKI Langsung Tertibkan 3 Titik di Jakarta

diupdate.id - Warga yang melintas di sejumlah sudut Jakarta sempat dibuat tak nyaman oleh tampilan iklan film horor yang dinilai terlalu menyeramkan. Keluhan itu ternyata langsung direspons cepat oleh Pemprov DKI Jakarta, yang bergerak menertibkan materi promosi tersebut dari ruang publik.

Langkah ini muncul setelah iklan film yang dirilis bertepatan dengan peringatan Hari Film Nasional pada 2 April 2026 itu menuai protes. Banyak warga menilai visualnya kurang ramah anak dan tidak pantas ditampilkan secara terbuka di area yang dilalui masyarakat umum.

Pemprov DKI Bergerak Cepat Tindaklanjuti Laporan Warga

Menanggapi keresahan tersebut, Pemprov DKI Jakarta berkoordinasi lintas perangkat daerah untuk memeriksa dan menindak materi promosi yang dianggap bermasalah. Melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik), pemerintah daerah menggandeng Satpol PP serta pihak biro iklan untuk melakukan penertiban.

Hasilnya, ada tiga titik yang sudah ditangani. Lokasi itu berada di Jalan Puri Kembangan, Jakarta Barat; Jalan Daan Mogot Km 11 (Jembatan Gantung), Jakarta Barat; dan Pos Polisi Perempatan Harmoni, Jakarta Pusat. Dari tiga titik tersebut, dua berupa banner dan satu videotron.

Ruang Publik Harus Aman dan Nyaman untuk Semua

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Yustinus Prastowo, menyebut penertiban ini sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga kenyamanan warga. Menurut dia, ruang publik tidak boleh sekadar menjadi tempat promosi, tetapi juga harus aman, nyaman, dan inklusif bagi semua kalangan, termasuk anak-anak.

Karena itu, iklan film horor yang tampil di ruang terbuka tetap perlu memperhatikan kepatutan serta dampak psikologisnya. Meski promosi film memang punya ruang kreatif yang luas, penempatannya di area publik tetap harus mempertimbangkan siapa saja yang akan melihatnya.

Dampak Penertiban bagi Dunia Promosi dan Warga

Kasus ini memberi sinyal bahwa pengawasan materi iklan di Jakarta akan semakin ketat, terutama jika menyangkut visual yang berpotensi memicu ketakutan atau keluhan publik. Pemprov DKI Jakarta juga menegaskan akan terus memantau titik-titik lain dan mengambil tindakan tegas bila menemukan iklan serupa.

Bagi warga, penertiban ini diharapkan bisa meredakan keresahan dan menjaga kualitas ruang publik. Sementara bagi pengelola promosi, kejadian ini menjadi pengingat bahwa kreativitas iklan tidak bisa dilepaskan dari etika penempatan dan sensitivitas sosial. Dengan kata lain, iklan film horor boleh menarik perhatian, tetapi tetap harus sejalan dengan kenyamanan masyarakat.

Hingga kini, Pemprov DKI Jakarta masih memantau perkembangan penanganan di lapangan. Pemerintah memastikan setiap laporan warga akan ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat agar ruang publik di ibu kota tetap tertib dan layak bagi semua.

FAQ

Berapa titik iklan film horor yang ditertibkan Pemprov DKI?

Ada tiga titik, terdiri dari dua banner dan satu videotron.

Mengapa iklan itu diprotes warga?

Karena dinilai terlalu menyeramkan, tidak ramah anak, dan kurang pantas ditampilkan di ruang publik.