Dony Oskaria Dorong BUMN Punya Dampak Ekonomi dan Sosial yang Lebih Besar
Baca juga
- Komisaris Utama PGN Pasang BBG di Mobil Pribadi, Ini Alasan yang Bikin Banyak Orang Melirik
- Dorong E10, Pertamina NRE Gandeng USGBC untuk Kembangkan Bioetanol
- Blokade Selat Hormuz Bikin Pupuk Langka, Sulfur Tertahan, hingga Mesin MRI Terancam Berhenti
- Antrean di Ketapang Meningkat, ASDP dan TNI Bersinergi Jaga Kelancaran Penyeberangan
- Ketahanan Pangan Jadi Benteng Utama di Tengah Perang, Iklim, dan Disrupsi Teknologi

BUMN Tak Cuma Dituntut Untung, Ini Arah Baru yang Ditekankan Dony Oskaria
Di tengah tekanan pembangunan yang makin kompleks, peran BUMN kembali mendapat sorotan. Bukan hanya soal laba, tetapi juga seberapa besar perusahaan pelat merah ini bisa memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Itulah pesan utama yang mengemuka dalam rapat yang dipimpin Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, di Jakarta.
Dalam pertemuan bersama pejabat dan pimpinan tinggi Badan Pengaturan BUMN, Dony menekankan bahwa BUMN perlu memperkuat fondasi agar mampu mendukung pembangunan ekonomi dan sosial Indonesia secara lebih luas. Menurutnya, arah kebijakan BUMN harus selaras dengan tantangan zaman yang terus berubah.
BUMN Didorong Punya Peran yang Lebih Luas
Dony menyampaikan bahwa BUMN didorong bukan hanya untuk menciptakan nilai ekonomi, tetapi juga menghadirkan dampak nyata bagi keberlanjutan sosial dan lingkungan. Pernyataan ini menunjukkan bahwa fungsi BUMN kini dipandang lebih strategis, bukan semata-mata sebagai mesin pendapatan negara.
Dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (3/4/2026), Dony menegaskan bahwa pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat arah kebijakan dan peran BUMN di tengah tantangan pembangunan yang terus berkembang. Dengan kata lain, BUMN diharapkan tidak berjalan sendiri, melainkan ikut menjawab kebutuhan publik secara lebih nyata.
BP BUMN Fokus Jadi Enabler
BP BUMN disebut mengambil peran sebagai enabler atau pihak yang mendorong agar BUMN bisa berkembang lebih optimal. Peran ini mencakup pengembangan talenta, mendorong inovasi, serta memastikan tata kelola yang profesional dan akuntabel.
Penguatan fondasi kelembagaan dinilai penting agar BUMN lebih adaptif, berdaya saing, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat maupun dinamika global. Dalam praktiknya, ini berarti BUMN diharapkan tidak lamban menghadapi perubahan, baik dari sisi bisnis, teknologi, maupun tuntutan sosial.
Komitmen tersebut juga mencerminkan keinginan agar BUMN tidak hanya kuat secara bisnis, tetapi juga berkelanjutan dan memberi manfaat luas bagi masyarakat. Arah seperti ini menjadi penting karena publik kini semakin menilai perusahaan negara dari dampak nyatanya, bukan hanya dari laporan keuangan.
Dampak bagi Ekonomi dan Sosial
Jika dorongan ini berjalan konsisten, BUMN berpotensi menjadi katalis ekonomi dan sosial yang lebih efektif. Artinya, BUMN bisa berperan dalam menjaga stabilitas bisnis sekaligus mendorong manfaat yang lebih terasa di masyarakat. Hal ini sejalan dengan harapan agar perusahaan pelat merah mampu menjawab kebutuhan pembangunan nasional secara lebih merata.
Dari sisi tata kelola, penekanan pada profesionalisme dan akuntabilitas juga penting untuk memperkuat kepercayaan publik. Di tengah perubahan ekonomi global yang cepat, fondasi yang kokoh akan membantu BUMN bergerak lebih lincah dan tetap relevan.
Meski begitu, keberhasilan arah baru ini tentu bergantung pada implementasi di lapangan. Tanpa eksekusi yang konsisten, visi besar soal dampak ekonomi dan sosial hanya akan berhenti di level pernyataan.
Kesimpulan
Pernyataan Dony Oskaria menegaskan bahwa BUMN sedang didorong menuju peran yang lebih besar: bukan hanya mencari keuntungan, tetapi juga memberi dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan. Dengan tata kelola yang lebih profesional, pengembangan talenta, dan dorongan inovasi, BUMN diharapkan bisa menjadi motor pembangunan yang lebih kuat untuk Indonesia.
FAQ
Apa inti pesan Dony Oskaria soal BUMN?
Dony menegaskan BUMN harus memberi nilai ekonomi sekaligus dampak sosial dan lingkungan yang nyata.
Apa peran BP BUMN dalam arah baru ini?
BP BUMN berperan sebagai enabler untuk mendorong talenta, inovasi, dan tata kelola yang profesional.
Mengapa penguatan fondasi BUMN dianggap penting?
Karena BUMN perlu lebih adaptif, berdaya saing, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta perubahan global.